Nazarni Dara Puteri
Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perencanaan, Pelaksanaan, dan Tindak Lanjut Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan Kualitas Pembelajaran di SMP Negeri 1 Candi Laras Selatan Muhammad Fitriadi; Nazarni Dara Puteri; Raihani Rahma; Ambo Sakka; Metroyadi Metroyadi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1450

Abstract

Kegiatan yang dilakukan bertujuan menganalisis perencanaan, pelaksanaan dan kualitas lanjut supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 1 Candi Laras Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliput kepala sekolah, guru yang terlibat dalam pelaksanaan supervisi akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliput reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan supervisi akademik dilakukan secara sistematis, partisipatif, dan berbasis rapor pendidikan; (2) pelaksanaan supervisi menggunakan pendekatan coaching dengan model TIRTA (Tujuan, Identifikasi, Rencana, Aksi, dan Tanggung Jawab) yang bersifat reflektif, kolaboratif, dan humanis; (3) tindak lanjut supervisi dilakukan melalui digital; dan (4) supervisi akademik memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, meskipun terdapat kendala pada aspek waktu pelaksanaan. Dengan demikian, supervisi berbasis pendekatan coaching dan model TIRTA yang terintegrasi dengan sistem digital efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran.