Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Teknis dan Ekonomis PLTS On-Grid yang terintegrasi pada Low Voltage Bus PDC Unit Gas Turbine untuk Pemakaian Listrik Sendiri Alif Ridwan Maulana; Zainal Arifin
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi PLTS on-grid yang terintegrasi pada Low Votage (LV) bus PDC unit Gas Turbine (GT) untuk mendukung pemenuhan energi listrik sendiri di PLTGU UP Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif berbasis studi kasus melalui pengumpulan data beban aktual, pemodelan sistem dengan menggunakan PVsyst, serta evaluasi ekonomi dengan menggunakan indikator NPV, IRR, DPP, dan LCOE. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi penelitian memiliki potensi radiasi surya yang memadai, dengan GHI Globah Horizontal Irradiance ) sebesar 5,362 kWh/m²/hari, specific yield sebesaar 4,30 kWh/kWp/hari, dan PSH (Peak Sun Hour) sebesaar 5,45 jam/hari. Kemudian skenario PLTS 200 kWp dengan BESS (Battery Energy Strorage System) menjadi konfigurasi teknis paling proporsional, karena mampu menghasilkan solar fraction sebesar 90,35% saat unit beroperasi dan 36,92% saat unit sedang shutdown, serta dapat menurunkan unused energy menjadi 0 MWh/tahun pada kondisi unit tidak beroperasi. Namun, secara ekonomi proyek belum layak karena NPV negatif dengan IRR sebesar 2,67%, pay back period melebihi umur proyek, dan LCOE (Levelized Cost of Electricity) terendah sebesar  Rp4.152/kWh, lebih tinggi dari tarif acuan. Pemanfaatan PLTS berpotensi menurunkan emisi karbon operasional sebesar 239,48 ton CO₂/tahun pada skenario unit tidak beroperasi selama 12 bulan. Penelitian ini menemukan bahwa PLTS layak secara teknis dan strategis, tetapi memerlukan evaluasi keekonomian lebih lanjut.