Mochammad Fauzan Khoeri
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah dan Dinamika Perkembangan Islam di Filipina dan Thailand: Studi Komparatif Komunitas Muslim Minoritas di Asia Tenggara Mochammad Fauzan Khoeri; Kholid Mawardi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.658

Abstract

Islam merupakan salah satu agama yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan peradaban Asia Tenggara. Meskipun mayoritas kajian Islam Asia Tenggara berfokus pada negara-negara dengan populasi Muslim mayoritas, perkembangan Islam di negara-negara dengan komunitas Muslim minoritas seperti Filipina dan Thailand juga memiliki dinamika yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses masuk dan perkembangan Islam di Filipina dan Thailand serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika kehidupan umat Islam di kedua negara tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk menginterpretasikan berbagai informasi yang diperoleh dari sumber-sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Filipina dan Thailand berkembang melalui jalur perdagangan, dakwah, pendidikan, dan interaksi budaya yang berlangsung secara damai. Perkembangan Islam di Filipina ditandai oleh keberadaan Kesultanan Sulu dan Maguindanao serta perjuangan masyarakat Moro dalam mempertahankan identitas keislamannya. Sementara itu, perkembangan Islam di Thailand berpusat di Pattani dan didukung oleh peran pendidikan Islam dalam menjaga identitas Melayu-Muslim. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan Islam di kedua negara dipengaruhi oleh kondisi historis, politik, dan budaya yang berbeda sehingga menghasilkan dinamika yang khas dalam konteks Islam Asia Tenggara.