Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Monitoring Kesehatan dan Kebugaran untuk Anggota Skadik 202 Wingdik 200/Lek Pusdik Kodiklatau Bandung Gelar Budiman; Raditiana Patmasari; Khoirul Anwar; Agus Kusnayat
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1: Juni (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v6i1.608

Abstract

Kesehatan dan kebugaran personel merupakan faktor krusial dalam menjaga kesiapan operasional satuan TNI AU, namun di Lanud Sulaeman Kopo, Kabupaten Bandung, pemantauan kondisi kesehatan dan kebugaran anggotanya masih menghadapi tantangan signifikan. Proses pencatatan data kesehatan seperti tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat latihan kebugaran masih banyak dilakukan secara manual atau terpencar di berbagai buku catatan, menyebabkan data tidak terintegrasi, sulit dilacak secara historis, dan memperlambat proses evaluasi kondisi personel oleh satuan kesehatan (Satkes). Ketergantungan pada sistem konvensional ini membatasi kemampuan komandan satuan dan tenaga kesehatan untuk memperoleh gambaran cepat dan akurat mengenai tingkat kesiapan personel. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengabdian masyarakat ini mengusulkan Implementasi Aplikasi Monitoring Kesehatan dan Kebugaran berbasis web di lingkungan SKADIK 202 WINGDIK 200/LEK PUSDIK KODIKLATAU BANDUNG. Aplikasi ini bertujuan membangun fondasi sistem informasi digital yang terintegrasi, yang memungkinkan tenaga kesehatan (Satkes) dan admin mendata seluruh personel, mencatat hasil pengukuran kesehatan berkala (tekanan darah, denyut nadi, IMT), serta merekam hasil tes kebugaran seperti lari atau push-up. Dengan sistem ini, data personel tidak lagi tersebar, melainkan tersimpan dalam satu pangkalan data terpusat yang aman dan mudah diakses melalui perangkat komputer, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam menjaga kesiapan fisik seluruh anggota satuan.
Pengembangan Troli Multifungsi untuk Mendukung Produktivitas dan Kemandirian Lembaga Bina Laras Sumedang Agus Kusnayat; Tatang Mulyana; Agus Pratondo; Gelar Budiman
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1: Juni (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v6i1.611

Abstract

Lembaga Bina Laras Sumedang merupakan lembaga rehabilitasi sosial yang menyelenggarakan berbagai kegiatan produktif, termasuk peternakan dan pengelolaan pakan ternak sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah proses pemindahan pakan, bahan baku, dan perlengkapan operasional yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan tenaga besar, waktu yang lama, dan berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan troli multifungsi sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi material handling serta mendukung produktivitas dan kemandirian lembaga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan mitra dalam identifikasi kebutuhan, perancangan alat, implementasi, pelatihan, dan evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, perancangan troli berbasis ergonomi, fabrikasi, pengujian fungsional, pelatihan penggunaan, dan monitoring keberlanjutan program. Hasil implementasi menunjukkan bahwa troli multifungsi mampu mempercepat proses distribusi pakan, mengurangi beban kerja fisik pengguna, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan kemudahan mobilitas pada area peternakan. Pelatihan yang diberikan juga meningkatkan kemampuan warga binaan dalam mengoperasikan dan merawat peralatan secara mandiri. Program ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi tepat guna berbasis kebutuhan masyarakat mampu mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi lembaga. Dengan demikian, troli multifungsi dapat menjadi model inovasi sederhana yang berkelanjutan dan mudah direplikasi pada lembaga sosial sejenis.