Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis  PENCILS Terhadap Brand Awareness Dan Keputusan Pembelian UMKM Dendasing Sayu Puti Taffana Maharani; Ali Alamsyah Kusumadinata; Ruhimat Ruhimat
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/jxjg6e65

Abstract

UMKM harus mengetahui cara memasarkan produknya dengan tepat, menganalisis kesempatan pasarnya dan mengelola usaha pemasaran yang efektif yang didukung oleh tingkat kesadaran produk. Hal ini menjadi tolak ukur bagi konsumen dalam memutuskan untuk membeli sebuah produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi Public Relations UMKM Dendasing dalam meningkatkan brand awareness dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengacu pada teori P.E.N.C.I.L.S oleh Thomas L. Harris dan Piramida Brand Awareness oleh David A. Aaker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Dendasing mengimplementasikan ketujuh pilar strategi PR secara terpadu: Publications, Events, News, Community Involvement, Identity Media, Lobbying & Negotiation, dan Social Investment. Penerapan strategi tersebut berhasil meningkatkan kesadaran merek konsumen dari tahap Unaware hingga Top of Mind di wilayah Bogor. Pilar Events melalui partisipasi bazar dan pemberian tester terbukti paling efektif dalam mempercepat pengenalan merek karena memfasilitasi interaksi langsung dan edukasi sensori. Strategi PR memberikan hasil yang signifikan untuk memengaruhi keputusan pembelian: Events dan News menarik minat awal, legalitas Halal dan P-IRT hasil Lobbying memotong keraguan konsumen, sementara Identity Media dan diferensiasi produk mendorong transaksi dan repeat order. Dampak jangka panjangnya adalah terbentuknya Word of Mouth masif dari konsumen yang puas, sehingga promosi berjalan berkelanjutan tanpa biaya iklan tambahan.