Diah Wulandari
Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pengambilan Keputusan Bisnis Ditinjau dari Prinsip Manajemen Syariah Diah Wulandari; Safira Elfadhilah
Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum Vol. 3 No. 3 (2026): SAINMIKUM : Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/sainmikum.v3i3.1640

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam operasional bisnis memberikan efisiensi yang signifikan, namun juga memunculkan dilema etis yang kritis, terutama terkait bias algoritma dan transparansi. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan bisnis berbasis AI menggunakan pendekatan prinsip manajemen syariah. Dengan mengadaptasi protokol PRISMA, sebanyak 28 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2026 diekstraksi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa meskipun penggunaan AI mencerminkan prinsip Fathanah (kecerdasan), sifat otonomnya kerap melanggar prinsip Shiddiq (kebenaran) karena bias data, serta mencederai Amanah (kepercayaan) akibat sistem algoritma black-box yang tidak transparan. Studi ini menyimpulkan bahwa AI tidak selayaknya diberikan otoritas pengambilan keputusan secara mutlak, mengingat entitas mesin tidak memiliki kapasitas untuk memikul tanggung jawab moral (taklif). Sebagai upaya menyelaraskan kemajuan teknologi dengan Maqashid Syariah, penelitian ini merekomendasikan penerapan kerangka kerja human-in-the-loop (HITL) secara mandatori. Kerangka ini membatasi peran AI murni sebagai sistem pendukung keputusan, sehingga pertanggungjawaban etis tahap akhir tetap dipegang oleh manajer manusia. Secara keseluruhan, penelitian ini merumuskan sebuah kerangka konseptual baru untuk penerapan etika bisnis Islam di era digital.