Ramadani
Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Internal Piutang Dalam Meminimalkan Piutang Tak Tertagih Ramadani; Muhamad Dirga; Fahrel Oktara3; Meutia Rahma Syarif; Qaysa Fidelia Ramadhani MR; Cori Atika Sari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran pengendalian intern piutang dalam meminimalkan piutang tak tertagih pada perusahaan. Perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi penjualan secara kredit sebagai upaya meningkatkan volume penjualan. Namun, strategi ini membawa risiko serius berupa piutang tak tertagih yang dapat mengganggu likuiditas dan keberlangsungan operasional perusahaan. Pengendalian intern piutang menjadi instrumen penting dalam mengelola risiko tersebut secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan analisis deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang diseleksi melalui proses identifikasi, penyaringan, pemetaan (mapping), dan sintesis temuan penelitian terkait pengendalian intern piutang dan piutang tak tertagih. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengendalian intern piutang berpengaruh signifikan terhadap tingkat piutang tak tertagih. Perusahaan yang menerapkan pemisahan tugas secara tegas antara fungsi penjualan, penagihan, dan pencatatan, disertai otorisasi kredit yang ketat, monitoring berkala melalui aging schedule, serta prosedur penagihan yang sistematis, terbukti mampu menekan rasio piutang tak tertagih secara signifikan. Sebaliknya, perusahaan dengan kelemahan dalam sistem pengendalian intern mengalami akumulasi piutang macet yang cukup besar dan berdampak negatif terhadap arus kas operasional. Evaluasi berdasarkan kerangka COSO menunjukkan bahwa kelemahan yang paling dominan ditemukan pada aspek pemisahan tugas, analisis kelayakan kredit, dan tidak adanya standar operasional prosedur penagihan yang baku. Penerapan sistem informasi akuntansi yang terintegrasi juga terbukti berkontribusi besar terhadap efektivitas pengelolaan piutang secara keseluruhan. Dengan demikian, penerapan pengendalian intern piutang yang komprehensif dan konsisten merupakan kunci utama dalam meminimalkan risiko piutang tak tertagih serta menjaga stabilitas keuangan perusahaan dalam jangka panjang.