Diana Kartika Sari
Universitas Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jejak Niskala: Kampanye Budaya untuk Mengenalkan Kembali Urban Legend kepada Generasi Muda Winda Dwi Klarisa; Nasywa Faridatussalima; Risma Novita; Izzatunnisa Isnaeni; Diana Kartika Sari; Nadya Arin Vellycia; Qonita Rohadathul Aisysaptiyadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1269

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi sehingga budaya lisan, seperti urban legend, mitos, dan cerita rakyat, semakin kurang dikenal oleh generasi muda. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi upaya pelestarian budaya lokal yang memerlukan pendekatan inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kampanye budaya Jejak Niskala sebagai media untuk mengenalkan kembali urban legend kepada generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu kampanye digital melalui media sosial Instagram dan TikTok, promosi langsung kepada masyarakat, serta penyelenggaraan acara puncak yang meliputi sesi storytelling, pameran budaya, dan permainan interaktif. Evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan, dokumentasi, serta respons peserta terhadap seluruh rangkaian program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital yang dipadukan dengan interaksi langsung mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan menarik minat generasi muda untuk mengenal kembali urban legend sebagai bagian dari warisan budaya lokal. Antusiasme peserta selama kampanye maupun acara puncak menunjukkan bahwa penyampaian budaya dengan konsep yang edukatif, kreatif, dan interaktif lebih mudah diterima oleh generasi muda. Dengan demikian, Jejak Niskala membuktikan bahwa kolaborasi antara media digital dan aktivitas partisipatif dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pelestarian budaya lokal di era digital