Globalization has brought various challenges to the development of students' character, making schools play a crucial role in integrating character education into the learning process. This study aimed to describe the implementation of character values in Civics Education (PKn) and to identify the factors influencing their implementation among third-grade students at SD Negeri Tereweng. This study employed a descriptive qualitative approach involving a Civics teacher and third-grade students as the research participants. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and were analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that character values, including religiosity, discipline, honesty, tolerance, politeness, responsibility, independence, curiosity, communicative skills, self-confidence, reading habits, and critical thinking, were integrated into the learning process through habituation, teacher role modeling, and various learning activities. The implementation of character education was influenced by the family, school, peer, and natural environments, with the family identified as the most dominant factor. These findings indicate that Civics Education plays a significant role in fostering students' character development when supported by strong collaboration among schools, families, and the broader social environment. ABSTRAK Globalisasi membawa berbagai tantangan terhadap pembentukan karakter peserta didik, sehingga sekolah memiliki peran penting dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan nilai karakter budi pekerti pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya pada peserta didik kelas III SD Negeri Tereweng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru PKn dan peserta didik kelas III. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter, meliputi religius, disiplin, jujur, toleransi, santun, tanggung jawab, mandiri, rasa ingin tahu, komunikatif, percaya diri, gemar membaca, dan berpikir kritis telah diintegrasikan dalam pembelajaran melalui pembiasaan, keteladanan, dan berbagai aktivitas belajar. Pelaksanaan pendidikan karakter dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, sekolah, pergaulan, dan lingkungan alam, dengan keluarga sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran PKn berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik apabila didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.