M. Hidayatullah
Universitas Nurul Jadid

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Gaya Hidup Hemat Sebagai Praktik Konsumsi Ramah Lingkungan Pada Mahasiswa Di Tengah Pelemahan Nilai Rupiah Moh. Ardianto; Moh. Ilham Dani; M. Hidayatullah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1282

Abstract

Melemahnya nilai rupiah dan meningkatnya harga berbagai kebutuhan pokok menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat, termasuk mahasiswa. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan penyesuaian dalam pola konsumsi melalui penerapan gaya hidup hemat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk praktik gaya hidup hemat, pemaknaan gaya hidup hemat, serta makna gaya hidup hemat sebagai praktik konsumsi ramah lingkungan pada mahasiswa di tengah pelemahan nilai rupiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang terdiri atas tiga mahasiswa non pekerja, satu mahasiswa yang bekerja sambil kuliah, dan satu mahasiswa yang memiliki usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menerapkan gaya hidup hemat dengan mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan, mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan, mengelola keuangan secara lebih terencana, serta menyesuaikan pola konsumsi akibat kenaikan harga kebutuhan. Mahasiswa memaknai hidup hemat sebagai upaya mengelola kebutuhan secara bijaksana, mengendalikan keinginan, menjaga kestabilan keuangan, dan sebagai pilihan hidup yang perlu diterapkan secara berkelanjutan. Selain itu, gaya hidup hemat juga dimaknai sebagai praktik konsumsi ramah lingkungan karena mampu mengurangi pemborosan, penggunaan barang sekali pakai, serta penggunaan sumber daya secara berlebihan. Dengan demikian, gaya hidup hemat tidak hanya berperan dalam menjaga kondisi keuangan mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya perilaku konsumsi yang lebih ramah lingkungan.