Fidyawati Monoarfa
PGSD FIP Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN Viola Novinka Hidayat; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.12378

Abstract

This research aims to improve narrative writing skills among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, through the Contextual Teaching and Learning model. This type of research is Classroom Action Research, conducted in 2 cycles, Data collection techniques included tests, observation, and documentation. The implementation process covered 4 stages: planning, action, observation, and evaluation, analysis, and reflection. The research subjects were 15 grade IV students at SDN 2 Kabila. Observation results showed that of the 15 students, only 3, or 20%, were able to write narrative essays, while 12, or 80%, were unable, In Cyele I, Meeting I, 5 out of 15 students (33%) were capable. In Cycle I, Meeting II. 9 out of 15 students (60%) were capable. In Cycle II, Meeting I, narrative writing skills through the Contextual Teaching and Learning model among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, experienced a significant increase, as evidenced by the number of capable students, which reached 14 students (93%). Therefore, it can be concluded that the abilities of grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, have improved. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan melalui model Contectual Teaching And Learning pada siswa Kelas IV SDN 2 Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan pelaksanaan 2 siklus. Tehnik pengumpulan data tes, observasi, dan dokumentasi.  Proses Pelaksanaan mencangkup 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan,  observasi, evaluasi, analisis dan refleksi. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Kabila yang berjumlah 15 siswa. Hasil observasi menunjukkan kemampuan menulis karangan narasi dari 15 siswa hanya 3 siswa yang mampu menulis karangan narasi atau 20% dan 12 atau 80% siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 15 siswa ada 5 siswa yang mampu atau 33%. Pelaksanaan Siklus I Pertemuan II dari 15 siswa yang mampu 9 atau 60%. Siklus II Pertemuan I kemampuan menulis karangan narasi melalui model  Contectual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan signifikan, dilihat dari jumlah siswa yang mampu menulis karangan narasi sebanyak 14 siswa atau 93%, Jadi dapat disimpulkan  kemampuan siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NYARING MELALUI METODE SHARED READING PADA SISWA KELAS III SDN 1 TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Nur Afrianti Sawal; Rusmin Husain; Wiwy Triyany Pulukadang; Sukri Katili; Fidyawati Monoarfa
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8914

Abstract

Reading aloud is an essential skill in learning Indonesian, but the reality in grade III of SDN 1 Telaga Jaya shows low student competency in pronunciation, intonation, pauses, and fluency due to monotonous learning methods. This study aims to address this problem by improving reading aloud skills through the application of the Shared Reading method. Using a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles, this study involved 20 students as research subjects with stages including planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant and consistent trend of increasing learning outcomes. In the initial observation, the student completion rate only reached 25% (5 students). After the action was carried out in cycle I, the percentage of success increased from 30% in the first meeting to 45% in the second meeting. Optimal improvement was achieved in cycle II, where completion jumped from 70% to finally reaching 90% (18 students) in the final meeting. This achievement has clearly exceeded the established success indicators, proving that the Shared Reading method is effective in improving the technical quality of reading, fostering self-confidence, and increasing students' interest in reading in the learning process. ABSTRAK Kemampuan membaca nyaring merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun realitas di kelas III SDN 1 Telaga Jaya menunjukkan rendahnya kompetensi siswa dalam aspek pelafalan, intonasi, jeda, serta kelancaran akibat metode pembelajaran yang cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan kemampuan membaca nyaring melalui penerapan metode Shared Reading. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian memperlihatkan tren peningkatan hasil belajar yang signifikan dan konsisten. Pada observasi awal, tingkat ketuntasan siswa hanya mencapai 25% (5 siswa). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, persentase keberhasilan meningkat dari 30% pada pertemuan pertama menjadi 45% pada pertemuan kedua. Peningkatan optimal tercapai pada siklus II, di mana ketuntasan melonjak dari 70% hingga akhirnya mencapai 90% (18 siswa) pada pertemuan terakhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, membuktikan bahwa metode Shared Reading efektif dalam memperbaiki kualitas teknis membaca, menumbuhkan kepercayaan diri, serta meningkatkan minat baca siswa dalam proses pembelajaran.