Suryani
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Ny.S Dengan Nyeri Akut Pada Penyakit Hiperkolesterolemia Di Padukuhan Baturan RT 06 Kelurahan Trihanggo Sleman Yogyakarta Regita Noviyani; Suryani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1292

Abstract

Kolesterol adalah salah satu dari berbagai komponen lemak, seperti trigliserida, fosfolipida, dan asam lemak bebas. Nilai normal kolesterol berkisar antara 125 mg/dl dan 200 mg/dl. Pada usia yang semakin tua kadar kolesterol total lebih tinggi daripada pada usia muda, karena aktifitas reseptor semakin berkurang. Oleh karena itu, hal ini dapat cegah dengan terapi non farmakologis yaitu senam ergonomis yang mempunyai manfaat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Asuhan keperawatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klien dalam mengendalikan kadar kolesterol melalui pendidikan kesehatan dan senam ergonomis. Intervensi dilakukan melalui tujuh kali pertemuan kunjungan ke rumah Ny.S di Padukuhan Baturan Kelurahan Trihanggo, Kabupaten Sleman dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Keluarga klien juga dilibatkan untuk mendukung keberlanjutan pelaksanaan senam di rumah. Hasil menunjukkan adanya pemahaman klien dan keluarga mengenai gaya hidup sehat serta peningkatan kemampuan klien dalam melakukan senam ergonomis secara mandiri. Keluarga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama setiap sesi pendidikan dan praktik. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan, yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klien dalam menjaga kadar kolesterol.
Penerapan Modifikasi Lingkungan Pada Tn.S Dengan Gangguan Persepsi Sensori Untuk Pencegahan Risiko Jatuh Di Padukuhan Baturan Rt 05 Trihanggo Desriyanti Djafar; Suryani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1344

Abstract

Gangguan persepsi sensori akibat glaukoma merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan dapat meningkatkan risiko jatuh serta menurunkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penurunan fungsi penglihatan yang disertai penyakit kronis seperti bronkitis dan penyakit jantung juga dapat menyebabkan intoleransi aktivitas sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Laporan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan gerontik pada Tn. S dengan gangguan persepsi sensori melalui modifikasi lingkungan untuk pencegahan jatuh. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengkajian dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta penggunaan instrumen pengkajian gerontik seperti Indeks Katz, Indeks Barthel, Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ), Mini Mental State Examination (MMSE), Geriatric Depression Scale (GDS), Braden Scale, dan pengkajian risiko jatuh. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi modifikasi lingkungan untuk pencegahan jatuh, penataan lingkungan rumah agar lebih aman, serta edukasi terapi pernapasan untuk meningkatkan toleransi aktivitas. Hasil implementasi menunjukkan bahwa klien memahami pentingnya modifikasi lingkungan dalam mengurangi risiko jatuh, mampu mengidentifikasi faktor-faktor risiko di lingkungan rumah, serta memahami teknik latihan pernapasan yang dapat diterapkan secara mandiri. Edukasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan klien dalam menjaga keselamatan selama beraktivitas meskipun masih memiliki keterbatasan akibat gangguan penglihatan. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan gerontik melalui modifikasi lingkungan dan edukasi terapi pernapasan merupakan intervensi yang tepat dalam meningkatkan keselamatan, mencegah risiko jatuh, serta mendukung kemandirian lansia dengan gangguan persepsi sensori. Pendekatan yang komprehensif dan berpusat pada kebutuhan lansia diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta mempertahankan fungsi fisik secara optimal.