Irmayanti Irmayanti
Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Dash (Dietary Approaches To Stop Hypertension) Terhadap Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil Trimester II Dan III Di Puskesmas Salewangeng Kabupaten Wajo Irmayanti Irmayanti
Al Makki Health Informatics Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Al Makki Health Informatics Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/qfe9nz65

Abstract

Hipertensi selama kehamilan memerlukan perhatian yang serius karena dapat menambah risiko terjadinya komplikasi seperti preeklampsia dan masalah dengan aliran darah ke plasenta. Salah satu langkah yang terbukti efektif dalam mencegah dan mengelola hipertensi selama kehamilan adalah penerapan pola makan DASH. (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami dampak pendidikan DASH dalam mencegah hipertensi pada wanita hamil. Jenis penelitiannya adalah menggunakan metode quasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Salewangeng, Kabupaten Wajo. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, menggunakan kriteria inklusi, dan untuk menganalisis data statistik diterapkan uji normalitas (Shapiro-Wilk) menggunakan SPSS versi 22. Uji bivariat menggunakan Paired Sample T-Test, Independent T-Test, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian rata rata edukasi pengetahuan uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,008 (p < 0,05). Perilaku penerapan p sebesar 0,017 (p < 0,05). Penurunan tekanan darah  nilai p sebesar 0,426 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi DASH berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku penerapan diet DASH pada ibu hamil, namun belum menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik terhadap pencegahan hipertensi antar kelompok (p=0,426; p>0,05). Secara deskriptif, terdapat penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi dari 138 mmHg menjadi 120 mmHg.