Muhammad Iqbal
Department of Naval Architecture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perhitungan Hambatan pada Kapal General Cargo 17.000 DWT dengan Modifikasi Lambung Menggunakan Metode Holtrop Berbasis Python Heri Nurlistyo Nugroho; Samuel Samuel; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 14, No 2 (2026): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan mengandalkan transportasi laut dalam distribusi barang, terutama kapal General Cargo. Desain lambung kapal sangat memengaruhi hambatan dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dua desain lambung kapal General Cargo 17.000 DWT (baseline dan modifikasi +23% pada LPP), sedangkan ukuran utama kapal modifikasi berukuran LPP 165,715 m, B 22,04 m, dan T 9,48 m. Modifikasi ini melihat L/B maksimum yaitu pada nilai 7,518. Nilai hambatan menggunakan metode Holtrop berbasis Python dan Maxsurf Resistance, serta menentukan daya mesin utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris Holtrop-Mennen yang diimplementasikan pada pemrograman Python (Google Colab) dan disimulasikan menggunakan Maxsurf Resistance. Model 3D lambung dibuat pada Maxsurf Modeler mengacu pada linesplan kapal referensi berukuran LPP 134,31 m, B 22,04 m, dan T 9,48 m. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada kecepatan operasi 15,01 knot, hambatan total baseline (Python) mencapai 468,39 kN dan Maxsurf 439 kN dengan selisih error 6,7%, masih dalam batas toleransi yang wajar. Hambatan lambung modifikasi pada kecepatan yang sama mencapai 408,62376 kN atau -12,759% lebih rendah dibanding baseline. Rata-rata selisih antara kedua model sebesar -6,62%. Kesimpulannya, perhitungan Python berbasis Holtrop cukup akurat sebagai estimasi awal hambatan, dan modifikasi menambah panjang LPP menurunkan hambatan total secara signifikan akibat berkurangnya bilangan Froude dan hambatan gelombang.
ANALISA PERUBAHAN SARAT TERHADAP HAMBATAN KAPAL JAPAN BULK CARRIER DENGAN METODE HOLTROP Firman Alif Kurniawan; Good Rindo; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 14, No 2 (2026): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang sabgat bergantung pada transportasi laut untuk mendukug perekonomian negara. Selain mendukung perekonomian negara, transportasi laut juga memiliki peran penting dalam mendukung perdagangan internasional terutama negara-negara yang memiliki hubungan dagang dengan Indonesia. Olehkarena itu, performa oprasional transportasi laut menjadi faktor krusial yang perlu diperhatikan, khususnya dalam pembuatan kapal, perlu diperhatikan hambatan total yang memengaruhi konsumsi bahan bakar dan efisiensi pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan total kapal Japan Bulk Carrier menggunakan metode Holtrop sebagai pendekatan penghitungan dan menggunakan software Maxsurf  Resistance. Dengan mengubah sarat kapal menjadi tiga bagian dan menganalisa bagaimana hasil hambatan total di setiap sarat tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan total kapal meningkat secara signifikan seiring dengan bertambahnya kecepatan kapal. Pada sarat 16,5 m, hambatan total pada kecepatan maksimal (14,5 knot) adalah 1241257 N. Pada perubahan sarat kapal menjadi 15 m, hambatan total pada kecepatan maksimal (14,5 knot) adalah 1325959 N. Sedangkan pada perubahan sarat menjadi 18 m, hambatan total pada kecepatan maksimal (14,5 knot) adalah 1255924 N. Terjadi peningkatan hambatan kapal setelah melakukan modifikasi sarat kapal maka sarat 16,5 m adalah sarat terbaik untuk mengurangi hambatan kapal dibandingkan dengan sarat yang lain. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan untuk melakukan eksplorasi metode penghitungan hambatan lain atau penggunaan perangkat lunak tambahan sebagai pembanding agar analisis lebih komprehensif.