Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi diskalkulia sebagai kesulitan belajar matematika pada siswa kelas IV sekolah dasar di Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Lokasi penelitian meliputi SDN 64/IV Kota Jambi, SDN 66/IV Kota Jambi, dan SDN 42/IV Kota Jambi pada tahun ajaran 2025/2026. Informan penelitian terdiri atas guru kelas IV dan siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengatasi diskalkulia melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Upaya yang dilakukan meliputi identifikasi kesulitan belajar, penggunaan media konkret, pembelajaran kontekstual, diferensiasi pembelajaran, pendampingan individual, serta remedial. Hal tersebut tampak dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi yang menunjukkan adanya upaya guru dalam merancang pembelajaran secara adaptif, melaksanakan pembelajaran yang fleksibel sesuai kemampuan siswa, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan guna memantau perkembangan belajar siswa yang mengalami diskalkulia. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran wali kelas berkontribusi penting dalam membantu siswa yang mengalami diskalkulia sebagai kesulitan belajar matematika pada siswa di sekolah dasar. Namun demikian, pelaksanaannya masih mengalami kendala berupa kurangnya jam pembelajaran dan pihak sekolah yang belum sepenuhnya memberikan perhatian khusus pada siswa yang mengalami diskalkulia.