Kepuasan masyarakat menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kompetensi pegawai dan prosedur pelayanan terhadap kepuasan masyarakat pada pelayanan publik di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo baik secara parsial maupun simultan serta menganalisis variabel yang paling dominan mempengaruhi kepuasan masyarakat pada pelayanan publik di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Penelitian dilakukan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang memperoleh pelayanan di Kecamatan Weru selama 2 (dua) bulan terakhir. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menyimpulkan bahwa hasil uji parsial variabel kualitas pelayanan diperoleh nilai thitung > ttabel (3,073 > 1,987) artinya kualitas pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Hasil uji parsial variabel kompetensi pegawai diperoleh nilai thitung > ttabel (4,563 > 1,987) artinya kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji parsial variabel prosedur pelayanan diperoleh nilai thitung > ttabel (3,823 > 1,987) artinya prosedur pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji secara simultan diperoleh hasil Fhitung> Ftabel (36,759 > 2,71) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga variabel kualitas pelayanan, kompetensi pegawai dan prosedur pelayanan berpengaruh simultan dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Hasil uji regresi linear berganda diperoleh persamaan regresi Y=0,918+0,363X1+0,592X2+0,411X3, sehingga variabel kompetensi pegawai adalah yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada pelayanan publik di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo dengan nilai koefisien regresi b2 = 0,592. Koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,541 yang artinya bahwa variasi yang terjadi pada variabel Y (kepuasan masyarakat) adalah 54,1% ditentukan oleh variabel independen sementara 44,9% ditentukan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini