Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN METODE RISET MINI DI SMA MUHAMMADIYAH KALABAHI Rahmad Nasir; Abdulah R.S; Jusriadi Jusriadi; Munandar Maskur Abdullah; Rizal Pasoma Plaikari; Faradila Umaya Adangton
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39833

Abstract

ABSTRAKPembelajaran Mendalam melalui Project Based Learning (PjBM) menerapkan prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan yang berkontribusi memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan mendalam yang mampu meningkatkan proses dan mutu pembelajaran. Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dalam bentuk Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam (Pembuatan Mini Riset) bagi para guru di SMA Muhammadiyah Kalabahi pada hari Sabtu, tanggal 07 Februari 2026 bertempat di Aula SMA Muhammadiyah Kalabahi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran mendalam dalam bentuk Project Based Learning (PjBL). Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah Bimbingan Teknis dengan pendekatan ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan/praktik dan rencana tindak lanjut (RTL). Kegiatan ini dibimbing oleh Dosen/akademisi STKIP Muhammadiyah Kalabahi dengan beberapa topik yakni: (1) Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Mendalam / Rencana Pembelajaran Mendalam (PjBL); (2) Macam/Ragam riset mini & Metodenya; (3) Metodelogi Riset Mini; (4) Metode Penulisan Karya Ilmiah (Riset Mini); (5) Asesmen Pembelajaran (PjBL) Riset Mini yang berlangsung sejak pukul 07.30 s/d 15.30 Wita. Mitra sasaran kegiatan ini adalah SMA Muhammadiyah Kalabahi sebagai sekolah swasta dengan akreditasi B serta sebagai sesama Amal Usaha Muhammadiyah dengan peserta kegiatan ini adalah para guru yang berjumlah 21 orang. Hasil kegiatan memberikan dampak dan manfaat bagi peningkatan wawasan/pemahaman serta kompetensi guru terhadap implementasi pembelajaran mendalam dengan Project Based Learning (PjBL) melalui mini riset bagi rombongan belajar yang diasuh para guru sesuai dengan keilmuannya masing-masing. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah komitmen sekolah dan para guru untuk mengaplikasikan hasil bimtek ini pada awal semester berikutnya.Kata kunci: Bimtek; Pembelajaran Mendalam; PJBL; Mini Riset. ABSTRACTIn-depth Learning through Project Based Learning (PjBM) applies the principles of learning Which conscious, meaningful, And An encouraging learning experience that contributes to a comprehensive and in-depth learning experience that can improve the learning process and quality. Community service (PkM) activities have been carried out in the form of Technical Guidance for Learning. Deep (Making Mini Research) for for Teacher in Senior High School Muhammadiyah Kalabahi on day Saturday, date 07 February 2026 located in Hall Senior High School Muhammadiyah Kalabahi. The purpose of this activity is to improve teachers' insight and competence in implementing in-depth learning in the form of Project Based Learning (PjBL). The implementation method for this activity is Technical Guidance with a lecture approach. discussion, Q &A, practice And plan action carry on (RTL). This activity is guided by lecturers/academics from STKIP Muhammadiyah Kalabahi with several topics, namely: (1) Preparation Planning Learning Deep / Plan Learning Deep (PjBL); (2) Types/Varieties Mini Research & Methods; (3) Mini Research Methodology; (4) Scientific Writing Methods (Mini Research); (5) Learning Assessment (PjBL) Research Mini Which ongoing since o'clock 07.30 up to 15.30 Wita. The target partner for this activity was Muhammadiyah Kalabahi High School, a private school with B accreditation and a fellow Muhammadiyah Business Association. The participants were 21 teachers. The results of this activity had an impact. And benefit for increasing insight/understanding as well as competence Teacher to implementation learning deep with Project Based Learning (PjBL) through mini-research for study groups led by teachers based on their respective expertise. Recommendations from this activity is school commitment and the Teacher For applying the results of the technical guidance this is on beginning semester next.Keywords: Technical Guidance; In-Depth Learning; PJBL; Mini Research.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INKLUSIF UNTUK SISWA DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI ALOR Munandar Maskur Abdullah; Mahmud Abdullah Noho; Abdul Hamid Kadir; Tamrin H. Masa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.33991

Abstract

ABSTRAK                                                                            Keterbatasan media pembelajaran yang sesuai menjadi tantangan utama dalam proses belajar-mengajar bagi siswa dengan gangguan pendengaran di SLB Negeri Alor. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inklusif yang dapat meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa metode, yaitu observasi, sosialisasi, workshop pembuatan media, serta uji coba dan pendampingan penggunaan media. Mitra dalam kegiatan ini adalah 6 orang guru dan kepala sekolah SLB Negeri Alor. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung selama proses implementasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan hard skill guru dalam merancang dan mengaplikasikan media pembelajaran visual sebesar 75%, serta peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar sebesar 68%. Media yang dikembangkan berupa modul cetak visual dan video pembelajaran dengan subtitle dan bahasa isyarat. Program ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan menjadi model praktik baik yang dapat direplikasi di SLB lain di wilayah NTT. Kata kunci: media pembelajaran inklusif; gangguan pendengaran; SLB; hard skill; partisipasi belajar ABSTRACTThe limited availability of appropriate learning media is a major challenge in the teaching and learning process for students with hearing impairments at SLB Negeri Alor. This community service aims to develop inclusive learning media that can increase active participation and student understanding. The activity was carried out through several methods, namely observation, socialization, media creation workshops, and trials and assistance in the use of media. The partners in this activity were 6 teachers and the principal of SLB Negeri Alor. Evaluation was carried out through questionnaires and direct observation during the implementation process. The results of the community service showed an increase in teachers' hard skills in designing and applying visual learning media by 75%, as well as an increase in student participation in learning activities by 68%. The media developed were in the form of visual print modules and learning videos with subtitles and sign language. This program has a positive impact on the quality of learning and is a model of good practice that can be replicated in other SLBs in the NTT region. Keywords: inclusive learning media; hearing impairment; SLB; hard skills; learning participation