Motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan sehingga mampu mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara efektif. Tingginya motivasi kerja akan mendorong tenaga pendidik untuk melaksanakan tugas secara profesional, inovatif, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi kerja dalam lembaga pendidikan, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja guru dan tenaga kependidikan, serta mengidentifikasi berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi kerja. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai literatur berupa artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi kerja dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kemampuan, kebutuhan, harapan, dan kepuasan kerja, serta faktor eksternal, seperti kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, penghargaan, tunjangan sertifikasi, dan dukungan kebijakan pemerintah. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan motivasi melalui kepemimpinan yang efektif, pemberian apresiasi, penyediaan fasilitas kerja yang memadai, serta pengembangan kompetensi guru. Peningkatan motivasi kerja berkontribusi terhadap meningkatnya kinerja guru, kualitas pembelajaran, produktivitas, dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu, motivasi kerja perlu menjadi perhatian utama dalam pengelolaan lembaga pendidikan guna mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan.