Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Jerman Siswa Kelas XA SMA Swasta Kampus Nommensen Pematangsiantar Lady Icha Anastasya Bakkara; Tarida Alvina Simanjuntak; Yanti Arasi Sidabutar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi TikTok dan perbedaan keterampilan berbicara bahasa Jerman antara siswa yang menggunakan TikTok dan metode konvensional pada siswa kelas XI SMA Swasta Kampus Nommensen Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen Nonequivalent Control Group Design, dengan sampel masing-masing 26 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 51,19 menjadi 90,85, sedangkan kelas kontrol dari 50,27 menjadi 73,31. Uji hipotesis pertama menunjukkan t hitung = 24,198 > t tabel = 1,675 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₀₁ ditolak dan Hₐ₁ diterima. Uji hipotesis kedua menunjukkan t hitung = 9,354 > t tabel = 1,678 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₀₂ ditolak dan Hₐ₂ diterima. Dengan demikian, penggunaan aplikasi TikTok efektif dan terdapat perbedaan yang signifikan, di mana keterampilan berbicara siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol.
Analisis Kontrastif Makna Leksikal Kata Serapan Bahasa Jerman Dalam Bahasa Indonesia Windi Maria Siringo-Ringo; Lydia Purba; Tarida Alvina Simanjuntak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.1858

Abstract

Penelitian ini membahas analisis kontrastif makna leksikal kata serapan bahasa Jerman dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan makna leksikal kata serapan bahasa Jerman dalam bahasa Indonesia serta bentuk perubahan makna yang terjadi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kontrastif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kata serapan masih mempertahankan makna aslinya, terutama pada istilah ilmiah dan akademik. Namun, ditemukan pula beberapa bentuk perubahan makna, seperti penyempitan makna, perluasan makna, pergeseran makna, peyorasi, dan asosiasi makna. Bentuk perubahan makna yang paling dominan adalah perluasan makna. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses penyerapan bahasa tidak hanya melibatkan perubahan bentuk kata, tetapi juga perubahan makna sesuai dengan kebutuhan komunikasi masyarakat bahasa Indonesia.