Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Grit Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Aktif di Kota Medan Rizky Bersahaya Siketang; Asina Christina Rosito
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.1989

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda pengerjaan maupun penyelesaian tugas akademik yang dapat berdampak pada menurunnya kualitas hasil belajar. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan rendahnya prokrastinasi akademik adalah grit, yaitu ketekunan dan konsistensi individu dalam mencapai tujuan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 348 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Short Grit Scale (Grit-S) yang dikembangkan oleh Duckworth dan Quinn (2009) untuk mengukur grit serta skala prokrastinasi akademik yang disusun berdasarkan aspek-aspek Ferrari dkk. (1995). Data dianalisis menggunakan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara grit dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif di Kota Medan. Semakin tinggi tingkat grit yang dimiliki mahasiswa, semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya. Sebaliknya, semakin rendah grit, semakin tinggi kecenderungan mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan grit sebagai salah satu upaya untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi mahasiswa, dosen, dan perguruan tinggi dalam merancang strategi untuk meningkatkan ketekunan, konsistensi, serta tanggung jawab akademik mahasiswa.          
Hubungan Antara Growth Mindset Dengan Grit Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Kota Medan Ribka Aprilia Pakpahan; Asina Christina Rosito
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara growth mindset dengan grit pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 349 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di berbagai perguruan tinggi di Kota Medan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Growth Mindset yang disusun berdasarkan aspek-aspek Dweck (2006) dan skala Grit berdasarkan aspek-aspek Duckworth et al. (2007). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara growth mindset dengan grit pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi growth mindset maka semakin tinggi pula grit yang dimiliki mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keyakinan mahasiswa terhadap kemampuan yang dapat dikembangkan melalui usaha dan pembelajaran berkaitan dengan ketekunan serta konsistensi dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan program yang mendukung peningkatan growth mindset guna memperkuat grit mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi.