Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING, GREEN ACCOUNTING, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN INDEKS KOMPAS100 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2022 Evy Steelyana; Rahel Lia Indrawan
Journal of Business And Entrepreneurship Vol. 14 No. 1 (2026): JOURNAL OF BUSINESS AND ENTREPRENEURSHIP (May 2026 Edition)
Publisher : Sampoerna University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46273/jobe.v14i1.533

Abstract

This study examines the influence of Enterprise Resource Planning (ERP), green accounting, and corporate social responsibility disclosure (CSRD) on the financial performance of companies included in the Kompas100 Index listed on the Indonesia Stock Exchange during 2016–2022. Green accounting is measured through environmental cost and environmental performance, while financial performance is proxied by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). The study adopts a quantitative approach using purposive sampling, resulting in 19 companies as the research sample. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS 25. The results show that ERP has a positive and significant effect on ROA but does not significantly affect ROE. Environmental costs have a negative effect on both ROA and ROE, indicating that environmental expenditures may reduce profitability in the short term. Meanwhile, environmental performance and CSRD do not have a significant influence on financial performance. These findings suggest that operational efficiency derived from ERP implementation contributes more directly to short-term financial performance, while sustainability-related practices may generate benefits over a longer period. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise Resource Planning (ERP), green accounting, dan corporate social responsibility disclosure (CSRD) terhadap kinerja keuangan perusahaan yang tergabung dalam indeks Kompas100 di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2022. Green accounting diukur melalui biaya lingkungan dan kinerja lingkungan, sedangkan kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 19 perusahaan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP berpengaruh positif signifikan terhadap ROA namun tidak terhadap ROE. Biaya lingkungan berpengaruh negatif terhadap ROA dan ROE, yang menunjukkan bahwa pengeluaran lingkungan dapat menurunkan profitabilitas dalam jangka pendek. Sementara itu, kinerja lingkungan dan corporate social responsibility disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional melalui implementasi ERP memiliki peran yang lebih langsung dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan praktik keberlanjutan yang cenderung memberikan manfaat dalam jangka panjang.