Retno Widyaningrum
Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Papan Garis Bilangan Bulat Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Logical Matematic Siswa Zahrohtul Azihzah; Retno Widyaningrum
Indonesian Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/imej.v3i1.80

Abstract

Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa, khususnya dalam memahami konsep bilangan bulat. Hal tersebut disebabkan oleh minimnya penggunaan media pembelajaran inovatif serta dominasi metode pembelajaran yang berpusat pada guru dan menggunakan metode konvensional seperti ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran papan garis bilangan bulat berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan logical mathematic siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket, serta tes (pretest dan posttest) serta analisis data menggunakan uji kepraktisan dan efektivitas (Paired Sample T-Test, dan N-Gain).Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi (0,92–1,00), praktis digunakan, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan logical mathematic siswa, yang ditunjukkan melalui hasil uji statistik dan nilai N-Gain sebesar 74,88% pada skala luas. Media ini layak digunakan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Deep Learning dalam Motivasi Belajar dan Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Akademik Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Badegan dan SDN 3 Badegan Kabupaten Ponorogo Henryco Syah Qohar; Retno Widyaningrum
Analysis Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v3i2.1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning, motivasi belajar, dan kecerdasan emosional terhadap prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Badegan dan SDN 3 Badegan Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori korelasional. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi nilai, serta dianalisis dengan uji regresi linier sederhana dan berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, model pembelajaran deep learning, motivasi belajar, dan kecerdasan emosional masing-masing berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik siswa. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 72,59% terhadap peningkatan prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran PAI. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran yang mendalam dengan penguatan aspek afektif dan emosional siswa menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran agama yang bermakna dan transformatif pada jenjang sekolah dasar.
Islamic Jurisprudence Motivation and Self-Awareness in the Discipline of Congregational Prayers of Islamic Students Muhammad Fauzan Rivaldi; Murni Karomah; Retno Widyaningrum; Mohammad Rohman Rifai
Quality : Journal Of Education, Arabic And Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/qwt.v4i3.159

Abstract

This article examines the influence of motivation to understand prayer jurisprudence based on Fathul Qarib and self-awareness on female santri’s discipline in congregational prayer. This quantitative ex post facto study was conducted at Pondok Pesantren Al-Barokah Ponorogo during the 2025/2026 academic year. The population consisted of 130 female santri, while 96 respondents were selected through random sampling using Slovin’s formula with a 5% margin of error. Data were collected through observation and Likert-scale questionnaires and analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, simple linear regression, and multiple linear regression with IBM SPSS Statistics 25. The findings show that motivation to understand prayer jurisprudence statistically accounts for 59.1% of the variance in congregational prayer discipline, whereas self-awareness provides a stronger contribution of 66.7%. Simultaneously, both variables explain 70.6% of the variance. These findings indicate that mature worship discipline emerges from the integration of the cognitive-normative foundation of fiqh and santri’s internal self-regulation. The study theoretically proposes a hybrid-reflective fiqh curriculum framework that combines textual study of Fathul Qarib, contextual application, self-reflection, and self-monitoring to strengthen consistent congregational worship.