Badar Alam Kalasuba
Ma'had Aly Hasyim Asy'ari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Wasathiyah: Dari Ayat ke Riwayat Dari Wahyu ke Aksi (Analisis semantik terhadap ayat ayat moderasi dalam Al-Qur’an dan Hadis ) Badar Alam Kalasuba
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alfawatih.v7i1.15265

Abstract

Penelitian ini membahas konsep wasathiyah (moderasi) dalam Al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan semantik. Pemahaman terhadap nilai moderasi dinilai penting untuk membangun karakter umat Islam yang adil, seimbang, dan terhindar dari sikap ekstrem. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan diksi dan nilai wasathiyah dalam Al-Qur’an dan hadis serta mengkaji transformasi konsep tersebut dari tataran wahyu menuju praktik kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan semantik ala Toshihiko Izutsu, menganalisis makna kata melalui hubungan sintagmatik dan paradigmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyah dalam Al-Qur’an, khususnya pada QS. Al-Baqarah [2]: 143, tidak hanya bermakna ‘tengah’ secara fisik, melainkan mengandung nilai keadilan, keseimbangan, keterbukaan, dan moderasi dalam seluruh aspek kehidupan. Dalam hadis, konsep ini dipertegas sebagai karakter utama umat Islam yang adil dan menjadi saksi atas umat manusia. Secara sinkronik dan diakronik, makna wasathiyah berkembang dari makna fisik menjadi makna moral dan spiritual, seiring perkembangan diskursus keislaman klasik hingga kontemporer. Penelitian ini menegaskan bahwa wasathiyah merupakan prinsip dinamis dan esensial dalam membangun masyarakat berkeadaban, harmonis, serta jauh dari ekstremisme. Dengan demikian, nilai wasathiyah perlu diinternalisasi secara menyeluruh dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.Kata kunci: Wasathiyah, Semantik Al-Qur’an, Moderasi Islam, Adil, Sintagmatik Paradigmatik