Afiyatun Kholifah
Universitas Singaperbangsa Karawang, West Java, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Analisis SWOT dan Solusi Strategi Pembelajaran di MTs Al-Fathimiyah Karawang Zahrani Khoirunnazwa; Afiyatun Kholifah
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.323

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman sejarah Islam, karakter, serta nilai-nilai keislaman peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran SKI di madrasah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, rendahnya partisipasi siswa, serta perbedaan kemampuan belajar peserta didik. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pembelajaran SKI kelas VII di MTs Al-Fathimiyah Karawang sehingga diperlukan analisis yang mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran SKI di kelas VII MTs Al-Fathimiyah Karawang menggunakan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta merumuskan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses belajar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan madrasah berbasis pesantren dan budaya religius menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembelajaran SKI. Sementara itu, penggunaan metode ceramah yang masih dominan serta perbedaan kemampuan belajar siswa menjadi kelemahan dan tantangan yang perlu diatasi. Ketersediaan fasilitas Smart TV memberikan peluang untuk mengembangkan pembelajaran berbasis media yang lebih interaktif. Berdasarkan hasil analisis, strategi pembelajaran kolaboratif yang dipadukan dengan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dinilai mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, pemahaman, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran SKI. Oleh karena itu, analisis SWOT dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di madrasah.
Analisis Model Pendidikan Dunia terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Alfiah Ilmi Husnulloh; Dalilah Nira Istiqomah; Arum Anastasya; Afiyatun Kholifah
EduGrows: Education and Learning Review Vol. 2 No. 1 (2026): Innovations and Perspectives in Contemporary Education
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/edugrows.v2i1.190

Abstract

Penelitian ini menganalisis implikasi berbagai model pendidikan dunia seperti Finlandia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi elemen kunci keberhasilan model pendidikan global serta mengevaluasi relevansi dan kemungkinan adaptasinya dalam konteks pendidikan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan dunia memiliki karakteristik umum berupa profesionalisme guru yang tinggi, kurikulum berbasis kompetensi, asesmen autentik, dukungan teknologi yang kuat, serta budaya belajar yang kolaboratif. Dibandingkan dengan Indonesia, masih terdapat kesenjangan pada kualitas guru, pemerataan infrastruktur pendidikan, serta konsistensi pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan Indonesia membutuhkan keselarasan antara kebijakan, implementasi, dan evaluasi secara berkelanjutan. Implikasinya, Indonesia dapat mengadopsi praktik global yang terbukti berhasil melalui adaptasi sesuai konteks lokal. Penelitian ini menyarankan penguatan pelatihan guru berkelanjutan, percepatan pemerataan infrastruktur digital, dan pengembangan budaya belajar yang partisipatif sebagai fondasi menuju sistem pendidikan yang lebih unggul.
Analisis SWOT dan Strategi PAIKEMI pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI Ar-Rahmah Karawang Nabilah Nur Lathifah; Afiyatun Kholifah
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.325

Abstract

Pembelajaran SKI tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek kognitif berupa pengetahuan sejarah, tetapi juga memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai keteladanan. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami, menghayati, serta meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan tokoh-tokoh Islam lainnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pada tingkat SD/MI, materi SKI pada dasarnya telah disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala yang cukup berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Di MI Ar-Rahmah Karawang, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), permasalahan yang ditemukan meliputi dominasi metode ceramah, terbatasnya variasi media pembelajaran, serta rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada materi SKI yang cenderung bersifat historis dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang memengaruhi pembelajaran SKI serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru SKI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pembelajaran terletak pada pemanfaatan media video yang membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Kelemahan utama terdapat pada dominasi metode ceramah yang menyebabkan pembelajaran kurang interaktif. Sementara itu, peluang muncul dari tingginya rasa ingin tahu siswa serta perkembangan teknologi pembelajaran, sedangkan ancaman berkaitan dengan kurangnya pengulangan materi yang menyebabkan siswa mudah lupa terhadap materi yang telah dipelajari. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran SKI di MI Ar-Rahmah masih memerlukan peningkatan pada aspek metode dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan strategi PAIKEMI direkomendasikan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan bermakna.