Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN HABITAT DAN POPULASI KETAM KENARI (Birgus latro) DI PULAU YAMNA KABUPATEN SARMI PROVINSI PAPUA Zakarias Yaboisembut; Niki Elistus Lewaherilla; Robertus Ngantu; Marcela Ikanubun
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15674642

Abstract

Salah satu potensi sumber daya perikanan dengan nilai ekonomisnya cukup tinggi yaitu Kepiting kenari (Birgus latro) yang hampir punah dari habitatnya, maka untuk itu perlu melakukan penanganan yang serius dalam hal perlindungan, pelestarian dan pengembangannya. Kepiting kenari (Birgus latro) merupakan salah satu hewan liar (wildlife) yang hidup di laut pada saat stadia larva dan juvenil, sedangkan pada saat stadia muda dan dewasa lebih banyak menghabiskan hidupnya di daratan, sehingga binatang ini lebih dikenal sebagai kepiting darat yang aktif mencari makan pada malam hari. Kepiting kenari atau ketam kenari dikenal juga sebagai kepiting pencuri (robber crab) karena sering mencuri kelapa sebagai makanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui habitat dan populasi, mengetahui padat sebaran populasi ketam kenari (Birgus latro) yang berada di Pulau Yamna Kampung Yamna Distrik Pantai Timur Kabupaten Sarmi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober Tahun 2023 di Pulau Yamna, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. penelitian menggunakan metode survei, dengan cara menyisir atau menjelajah pada lokasi penelitian secara langsung di setiap stasiun pengambilan sampel. Dan untuk pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik simple random sampling atau teknik acak sederhana. Data ketam kenari yang di tangkap pada tujuh stasiun penelitian tersebut, di analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dengan melakukan pendeskripsian ciri morfologi spesies Ketam kenari (Birgus latro) dengan mencantumkan nama ilmiahnya dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik disertai gambar. Hasil penelitian di Pulau Yamna menunjukkan bahwa habitat dan populasi ketam kenari yang di tangkap berjumlah 24 ekor; terdiri dari 11 ekor Jantan dan 13 ekor Betina. Berdasarkan hasil estimasi populasi ketam kenari bahwa di stasiun III dan stasiun V memiliki padat populasi tertinggi. Ketam kenari menyukai tekstur substrat tanah berbatu dan lembab. Berdasarkan hasil analisis indeks morisita, maka pola sebaran Ketam kenari di Pulau Yamna Distrik Pantai Timur Kabupaten Sarmi didominasi oleh pola sebaran seragam. Ketam kenari menyukai daerah yang lembab dan vegetasi yang tersedia banyak makanan. Pertambahan panjang karapaks lebih cepat dari pertambahan berat badannya.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN (Pagasius sp) DI UNIT PEMBENIHAN RAKYAT (UPR) YOSUA DISTRIK SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Marcela Ikanubun; Robertus Ngantu; Everd Hengga
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupiter-sta.v5i1.129

Abstract

Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Parasit merugikan inang tersebut karena mengambil nutrien dari inang yang dapat menyebabkan kematian. Serangan parasit membuat ikan kehilangan nafsu makan, kemudian perlahan-lahan lemas dan berujung kematian. Kerugian lain dapat berupa kerusakan organ yaitu kulit dan insang, pertumbuhan lambat dan penurunan nilai jual. Parasit ikan akan memilih lokasi penempelan sebaik mungkin ditubuh ikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui jenis jenis ektoparasit yang menyerang ikan patin (Pagasius sp) pada kolam terpal di Unit Bembenihan Rakyat (UPR) Yosua di Hawai Distrik Sentani Kabupaten Jayapura; 2) Untuk mengetahui kondisi kualitas air pada saat penelitian. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu Bulan Maret sampai Bulan Mei 2025. Pengambilan sampel dilakukan di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) “Yosua” di Hawai Distrik Sentani Kabupaten Jayapura. Selanjutnya sampel tersebut dibawa ke Laboratorium uji penyakit Ikan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jayapura di Sentani untuk dilakukan identifikasi ektoparasit yang menyerang ikan patin. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Jenis ektoparasit yang menyerang Ikan Patin (Pagasus sp) adalah : Dactylogyrus sp ,Trichodina sp ; 2) Bagian tubuh yang terserang parasite adalah: insang, dan sirip ; 3) Parameter kualitas air antara lain: pH 7 dan suhu 29 ºC. Kualitas air di lokasi penelitian sangat baik dan berada pada kisaran kehidupan Ikan Patin (Dactylogyrus sp).