Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Budaya Organisasi Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru SMP Yanih Rusyanih; Hendro Prasetyono
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1895

Abstract

Budaya organisasi sekolah berperan penting dalam mendukung profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru SMP melalui kajian terhadap nilai-nilai disiplin, kerja sama, komunikasi terbuka, komitmen terhadap mutu, dan penghargaan terhadap prestasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi sekolah yang positif mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga meningkatkan motivasi, tanggung jawab, kolaborasi, dan kompetensi profesional guru. Selain itu, dukungan kepala sekolah dan sistem penghargaan yang baik turut memperkuat profesionalisme guru. Meskipun demikian, pengembangan profesionalisme masih menghadapi kendala berupa beban administrasi, keterbatasan fasilitas, dan kesenjangan kemampuan teknologi. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan profesionalisme guru dan mutu pendidikan.
Optimalisasi Manajemen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Self-Regulated Learning Siswa SMP Negeri 244 Jakarta Julinda Siregar; Maman; Cristiana Dewi; Nina Husna; Tito Adi Dewanto; Iwan Koerniawan; Yanih Rusyanih; Riana Puspita; Puji Rahmiwati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1853

Abstract

Rendahnya kemampuan belajar mandiri (self-regulated learning/SRL) siswa merupakan salah satu tantangan dalam pengelolaan pembelajaran di sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh optimalisasi manajemen pembelajaran terhadap peningkatan SRL siswa di SMP Negeri 244 Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian mencakup 312 siswa kelas VIII, dengan sampel sebanyak 72 siswa yang dipilih melalui purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 36) dan kelompok kontrol (n = 36). Data dikumpulkan menggunakan angket SRL berbasis model Zimmerman yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (α = 0,924), serta lembar observasi keterlaksanaan manajemen pembelajaran. Intervensi pada kelompok eksperimen berupa penerapan manajemen pembelajaran terstruktur yang meliputi perencanaan kolaboratif, pemantauan proses belajar, dan pemberian umpan balik reflektif selama 12 pertemuan. Analisis data dilakukan menggunakan ANCOVA dengan skor pretes SRL sebagai kovariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh skor SRL pascates yang lebih tinggi (M = 142,67; SD = 14,38) dibandingkan kelompok kontrol (M = 121,94; SD = 15,72). Perbedaan tersebut terbukti signifikan secara statistik, F(1,69) = 38,41, p < 0,001, dengan ukuran efek yang besar (η² = 0,357). Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi manajemen pembelajaran berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan SRL siswa. Hasil penelitian menegaskan pentingnya penguatan praktik manajemen pembelajaran sebagai strategi untuk mendukung kemandirian belajar dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.