Maria Prima Novita
Program Studi S1 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DAN WORK-LIFE BALANCE PADA GURU WANITA YANG TELAH MENIKAH DI SEKOLAH KRISTEN KALAM KUDUS Elena Kristofani; Maria Prima Novita
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i2.11414

Abstract

ABSTRACT Married female teachers often face dual demands as educators and family members. This condition can lead to work–family conflict, which may disrupt the balance between work and personal life (work-life balance). Although this issue has been widely discussed across various professions, studies specifically examining the relationship between work–family conflict and work-life balance among married female teachers in Christian school settings remain limited. Therefore, this study is important to provide empirical evidence regarding factors that influence teachers’ well-being. The aim of this study was to determine the relationship between work–family conflict and work-life balance among married female teachers at Kalam Kudus Christian School. This study employed a quantitative method with a correlational design. The participants consisted of 79 respondents selected using purposive sampling. Data were collected using the Multidimensional Work-Family Conflict Scale (MWFCS) and the Work-Life Balance Scale (WLBS). Data analysis was conducted using Spearman’s correlation because the data were not normally distributed and did not meet the linearity assumption. The results revealed a significant negative relationship between work–family conflict and work-life balance, with a correlation coefficient of -0.753 and a significance value of 0.000 (p < 0.05). These findings indicate that higher levels of work–family conflict are associated with lower levels of work-life balance, and vice versa. Thus, work–family conflict is an important factor influencing the balance between work and personal life among married female teachers. ABSTRAK Guru wanita yang telah menikah sering menghadapi tuntutan ganda sebagai pendidik sekaligus anggota keluarga. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik peran ganda yang dapat mengganggu keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance). Meskipun isu ini banyak dibahas dalam berbagai profesi, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan konflik peran ganda dan work-life balance pada guru wanita yang telah menikah di lingkungan sekolah Kristen masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman empiris mengenai faktor yang memengaruhi kesejahteraan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dan work-life balance pada guru wanita yang telah menikah di Sekolah Kristen Kalam Kudus. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 79 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Multidimensional Work-Family Conflict Scale (MWFCS) dan Work-Life Balance Scale (WLBS). Analisis data menggunakan korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal dan tidak linear. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konflik peran ganda dan work-life balance dengan koefisien korelasi sebesar -0,753 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konflik peran ganda, semakin rendah work-life balance, dan sebaliknya. Dengan demikian, konflik peran ganda merupakan faktor penting yang memengaruhi keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi pada guru wanita yang telah menikah.