Siti Nuraisah
Fakultas Falsafah dan Peradaban Program Studi Psikologi, Universitas Paramadina

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA DUKUNGAN SOSIAL DALAM MEMBENTUK EMPLOYEE ENGAGEMENT DI PT ULTIMA THONY TF: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGIS Siti Nuraisah; Raden Mutiara Puspa Wijaya
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i2.12089

Abstract

ABSTRACT Human resources are strategic assets that play a crucial role in determining organizational success through high levels of employee engagement. However, employee engagement is influenced not only by individual factors but also by the availability of social support within the workplace. This study aimed to explore and understand the dynamics of social support in shaping employee engagement among employees of PT Ultima Thony TF. A qualitative approach with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) design was employed. Participants were selected using purposive sampling, consisting of active employees who had worked for at least one year and experienced high job demands. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed iteratively and inductively to identify essential themes from participants’ lived experiences. The findings revealed that social support was manifested through two main dimensions: supervisor support and coworker support. Supervisor support functioned as a source of emotional assistance, guidance, and instrumental help in solving work-related problems, while coworker support fostered solidarity, a sense of belonging, and collaborative relationships. The integration of these two forms of support created psychological safety and mutual trust, encouraging employees to demonstrate vigor, dedication, and absorption in their work. The study concludes that social support is a crucial factor in fostering employee engagement and should be maintained through organizational policies that promote an inclusive, supportive, and employee-centered work environment. The findings contribute to the understanding of workplace social dynamics and provide practical implications for human resource management strategies. ABSTRAK Sumber daya manusia merupakan aset strategis yang menentukan keberhasilan organisasi melalui tingkat keterikatan kerja (employee engagement) yang tinggi. Namun, upaya membangun keterikatan kerja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, melainkan juga oleh dukungan sosial yang tersedia di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam dinamika dukungan sosial dalam membentuk employee engagement pada karyawan PT Ultima Thony TF. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Informan dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria karyawan aktif yang telah bekerja minimal satu tahun dan menghadapi tuntutan kerja yang tinggi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara iteratif dan induktif untuk menemukan tema-tema esensial pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial terbentuk melalui dua dimensi utama, yaitu dukungan atasan (supervisor support) dan dukungan rekan kerja (coworker support). Dukungan atasan berperan sebagai sumber bantuan emosional, arahan, dan pemecahan masalah kerja, sedangkan dukungan rekan kerja membangun solidaritas, rasa kebersamaan, dan kerja sama yang kuat. Integrasi kedua bentuk dukungan tersebut menciptakan keamanan psikologis (psychological safety) dan kepercayaan timbal balik (trust) yang mendorong karyawan untuk menunjukkan semangat kerja (vigor), dedikasi (dedication), dan keterlibatan penuh (absorption) dalam pekerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan sosial merupakan faktor penting dalam pembentukan employee engagement dan perlu dipertahankan melalui kebijakan organisasi yang mendukung lingkungan kerja yang inklusif, suportif, dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.