ABSTRACT Fear of failure is one of the most common psychological challenges experienced by undergraduate students during the thesis-writing process, as it can hinder motivation, reduce self-confidence, and negatively affect academic performance. One psychological factor believed to help students cope with such challenges is self-efficacy, which refers to an individual's belief in their ability to manage tasks, overcome obstacles, and achieve desired goals. This study aimed to examine the relationship between self-efficacy and fear of failure among final-year undergraduate students in Indonesia who were completing their theses. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving final-year students as research participants. Data were collected using the Self-Efficacy Scale based on Bandura’s theory and the Fear of Failure Scale based on the theory of Conroy, Kaye, and Fifer. The data were analyzed using Pearson Product-Moment correlation. The findings revealed a significant negative relationship between self-efficacy and fear of failure. This result indicates that students with higher levels of self-efficacy tend to experience lower levels of fear of failure when facing the demands of thesis completion. Conversely, lower self-efficacy is associated with greater fear of failure and increased difficulty in dealing with academic challenges. These findings suggest that self-efficacy serves as an important psychological resource that helps students manage academic pressures and maintain confidence in completing their studies. This study highlights the importance of developing mentoring programs and psychological interventions aimed at enhancing self-efficacy to support the psychological readiness of final-year students throughout the thesis-writing process and successful degree completion. ABSTRAK Fear of failure menjadi salah satu tantangan psikologis yang sering dialami mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyusunan skripsi karena dapat menghambat motivasi, menurunkan kepercayaan diri, serta memengaruhi penyelesaian tugas akademik secara optimal. Salah satu faktor psikologis yang diyakini dapat membantu mahasiswa menghadapi ketakutan tersebut adalah self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam mengelola tugas, mengatasi hambatan, dan mencapai tujuan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan fear of failure pada mahasiswa tingkat akhir di Indonesia yang sedang menyusun skripsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan mahasiswa tingkat akhir sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala Self-Efficacy berdasarkan teori Bandura dan skala Fear of Failure berdasarkan teori Conroy, Kaye, dan Fifer, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan fear of failure. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa yang memiliki keyakinan lebih tinggi terhadap kemampuan dirinya cenderung memiliki tingkat ketakutan terhadap kegagalan yang lebih rendah dalam menghadapi tuntutan penyusunan skripsi. Sebaliknya, rendahnya self-efficacy berkaitan dengan meningkatnya kekhawatiran akan kegagalan dan kesulitan dalam menghadapi tantangan akademik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa self-efficacy berperan sebagai sumber daya psikologis yang penting dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik dan mempertahankan keyakinan untuk menyelesaikan studi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pendampingan dan intervensi psikologis yang berfokus pada peningkatan self-efficacy guna mendukung kesiapan mental mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi proses penyusunan skripsi dan penyelesaian studi secara optimal.