Lisa Sumartini
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Validitas Instrumen Sikap Literasi Kritis Berbasis YOLO Positif pada Siswa SMAN 3 Pangkalpinang Lisa Sumartini; Edi Istiyono
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.385

Abstract

Perkembangan teknologi dan digital yang berkembang telah membentuk generasi Z menjadi individu yang disebut dengan digital native, sehingga menjadikan mereka menjadi pribadi yang tidak terpisahkan dengan internet, media sosial, dan gaya hidup (life style). Gaya hidup yang sedang populer di kalangan Gen Z adalah YOLO (You Only Live Once). Gaya hidup YOLO yang cenderung positif dapat memberikan pandangan atau pola pikir yang kritis dalam menerjemahkan berbagai informasi yang diterimanya. Oleh karena itu, terdapat hubungan antara sikap gaya hidup YOLO dengan literasi kritis. Literasi kritis erat kaitannya dengan keterampilan siswa dalam mengolah suatu informasi yang diterimanya dari media sosial. Untuk mengukur korelasi antara kedua variabel tersebut, maka diperlukan suatu instrumen yang menyatakan hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas isi instrumen skala sikap literasi kritis serta adopsi perilaku positif gaya hidup YOLO pada siswa SMAN 3 Pangkalpinang. Tujuan dari validitas isi memastikan apakah instrumen yang digunakan memiliki indikator yang benar-benar mengukur aspek yang diamati pada kedua variabel tersebut. Instrumen disusun melalui indikator-indikator konstruksi sikap kritis dalam memahami informasi serta pengambilan keputusan positif dalam kerangka YOLO style. Validitas isi dilakukan melalui expert judgement dan diuji menggunakan metode V’Aiken. Berdasarkan tiga penilaian validator ahli (1 guru BK, 2 guru Bahasa Indonesia) terhadap kejelasan indikator, keakuratan bahasa, potensi bias yang muncul. Respon validator terhadap lima butir instrumen menghasilkan skor Aiken’s V sebagai berikut: butir 1 (0,89; validitas tinggi), butir 2–5 berada pada rentang 0,67–0,78; validitas sedang). Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen dinyatakan valid secara umum—dengan satu butir tidak memerlukan perubahan—sementara empat butir lainnya direkomendasikan perbaikan dalam skala kecil, terutama dari sisi bahasa dan kesesuaian indikator sehingga potensi bias tidak terjadi. Kesimpulannya, instrumen yang dikembangkan memiliki validitas isi yang memadai untuk mengukur sikap literasi kritis dan adopsi perilaku YOLO positif. Disarankan dilakukan revisi minor pada beberapa butir.