M. Diko Akbar Rizky
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI INTERAKTIF DAN AKSI GIZI: UPAYA PREVENTIF STUNTING DAN PEMBENTUKAN KEBIASAAN MAKAN SEHAT SISWA SD NEGERI 5 SUMBER REJO Rachel Meilina Prabowo Br Sinulingga Sinulingga; Henky Mayaguezz; Aria Gustav Satria; Marchellino Sipahutar; Divana Sudhitara; Evi Wulandari; Najma Zinta Andina Marzuki; M. Diko Akbar Rizky; Zhira Zirlayanggari; Agung Febri Kurniawan; Eis Rahmawati; Alvina Anggi Wijaya; Nadya Syafika Putri; Abdul Hakim Wasis
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n2.3440

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi perhatian di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia dini, termasuk pada anak usia sekolah dasar melalui edukasi gizi dan pemenuhan asupan gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas III SD Negeri 5 Kelurahan Sumberrejo mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting melalui edukasi dan aksi gizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi gizi menggunakan media piring gizi yang disampaikan secara interaktif serta aksi gizi berupa pemberian telur dan susu sebagai sumber protein hewani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian stunting, pentingnya gizi seimbang, serta manfaat konsumsi protein hewani bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mulai memiliki kesadaran untuk membiasakan konsumsi makanan bergizi serta mengurangi jajanan yang kurang sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi gizi dan aksi gizi efektif sebagai upaya preventif dalam mendukung pencegahan stunting sejak usia sekolah dasar.