Maria Magdalena Mue Juwa
Universitas Citra Bangsa, Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU NIFAS MELALUI EDUKASI ANTICIPATORY GUIDANCE UNTUK MENDUKUNG MOBILISASI DINI DAN TEKNIK MENGGENDONG BAYI YANG AMAN DI POSYANDU KAMBOJA SIKUMANA: Empowering Postpartum Mothers Through Anticipatory Guidance Education to Support Early Mobilization and Safe Baby-Carrying Techniques at The Kamboja Integrated Health Post Sikumana Sinta Inriani Olla; Maria Magdalena Mue Juwa; Angela Lovendra Naingalis; Yeri Delsia Nenogasu
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.266

Abstract

Mobilisasi dini pada ibu nifas dan teknik menggendong bayi yang aman merupakan aspek penting dalam mendukung pemulihan ibu serta keselamatan bayi, namun masih banyak ibu nifas yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas melalui edukasi anticipatory guidance dalam mendukung mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman di Posyandu Kamboja, Sikumana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu nifas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi ibu nifas dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 15% menjadi 75%, keterampilan mobilisasi dini kategori mampu meningkat dari 20% menjadi 80%, dan keterampilan teknik menggendong bayi kategori baik meningkat dari 15% menjadi 70% setelah diberikan edukasi anticipatory guidance. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan mampu mempraktikkan kembali materi yang diberikan dengan benar. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi anticipatory guidance efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas terkait mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam layanan Posyandu.
OPTIMALISASI KESIAPAN FISIK DAN PSIKOLOGIS: PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI SENAM HAMIL UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN AMAN DAN NYAMAN: Optimizing Physical and Psychological Readiness: Empowering Pregnant Women Through Pregnancy Exercises to Face Safe and Comfortable Children Frida Sisternike Pay; Ummu Zakiah; Maria Magdalena Mue Juwa
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i2.268

Abstract

Kehamilan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiapan yang kurang optimal berpotensi meningkatkan kecemasan serta risiko komplikasi persalinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil melalui pemberdayaan berbasis senam hamil di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan intervensi berupa edukasi kesehatan dan senam hamil terstruktur pada 30 ibu hamil trimester II dan III selama bulan April 2026. Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner pengetahuan, skala kecemasan, serta lembar observasi keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 82,7, penurunan kecemasan sedang dari 63,3% menjadi 30% dan kecemasan tinggi dari 20% menjadi 6,7%, serta peningkatan keterampilan senam dari 36,7% menjadi 80%. Intervensi ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif ibu hamil dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Kesimpulannya, senam hamil berbasis pemberdayaan efektif dalam meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif yang berkelanjutan.