Sholeh Fikri
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syahada Padangsidimpuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence dalam Manajemen Media Dakwah Digital: Peluang, Efisiensi, dan Tantangan Etika Komunikasi Islam Ahmad Zein Daulay; Susi Purnamasari Gulo; Sholeh Fikri
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Generative Artificial Intelligence (GenAI) has brought significant transformations to the management of digital da'wah media, requiring the adaptation of Islamic communication strategies in the technological era. This technology offers various opportunities to support the production, distribution, and management of da'wah content more effectively while expanding audience reach through diverse digital platforms. This study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from relevant journal articles, books, and academic documents and analyzed through content analysis to identify themes, patterns, and conceptual relationships regarding the utilization of GenAI in digital da'wah media management. The findings indicate that GenAI has substantial potential to enhance the effectiveness of da'wah through content personalization, broader audience engagement, and the development of technology-based religious services. Furthermore, GenAI improves the efficiency of da'wah media management through content production automation, audience analysis, and the optimization of religious information distribution. However, its implementation also presents several challenges, including the validity of religious information, algorithmic bias, the potential shift of religious authority, and the risk of diminishing the humanistic dimension of da'wah communication. Therefore, the application of GenAI in digital da'wah media requires proper management that incorporates the principles of Islamic communication ethics to ensure that technological utilization remains aligned with the objectives and values of Islam. Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah menghadirkan transformasi signifikan dalam pengelolaan media dakwah digital yang menuntut adaptasi strategi komunikasi Islam di era teknologi. Teknologi ini menawarkan berbagai peluang dalam mendukung proses produksi, distribusi, dan pengelolaan konten dakwah secara lebih efektif serta mampu menjangkau audiens yang lebih luas melalui berbagai platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola, dan keterkaitan konsep terkait pemanfaatan GenAI dalam manajemen media dakwah digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa GenAI berpotensi meningkatkan efektivitas dakwah melalui personalisasi konten, perluasan jangkauan audiens, serta pengembangan layanan keagamaan berbasis teknologi. Selain itu, GenAI mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan media dakwah melalui otomatisasi produksi konten, analisis audiens, dan optimalisasi distribusi informasi keagamaan. Namun, pemanfaatannya juga menghadirkan tantangan berupa validitas informasi keagamaan, bias algoritma, potensi pergeseran otoritas keagamaan, serta risiko berkurangnya dimensi humanistik dalam komunikasi dakwah. Oleh karena itu, penerapan GenAI dalam media dakwah digital memerlukan pengelolaan yang memperhatikan prinsip-prinsip etika komunikasi Islam agar pemanfaatan teknologi tetap sejalan dengan tujuan dan nilai-nilai dakwah Islam.
Efektivitas Program Keluarga Harapan Ditinjau Dari Aspek Ketepatan dan Kebermanfaatan Program di Desa Paringgonan Kabupaten Padang Lawas Jernih Hati Hsb; Sholeh Fikri
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) in Paringgonan Village, Ulu Barumun District, Padang Lawas Regency, focusing on targeting accuracy and program benefits. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Family Hope Program has not yet achieved optimal effectiveness. In terms of targeting accuracy, several eligible households had not been included as beneficiaries, while some households whose economic conditions had improved were still receiving assistance. Regarding program benefits, the Family Hope Program has positively contributed to meeting beneficiaries' educational, healthcare, and basic household needs. However, the assistance has not been sufficient to promote long-term economic independence, as it is primarily used to fulfill daily consumption needs. Therefore, regular updates of beneficiary data, stronger coordination among stakeholders, and the integration of the Family Hope Program with community economic empowerment initiatives are necessary to improve the overall effectiveness of the program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas dengan fokus pada aspek ketepatan sasaran dan kebermanfaatan program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Keluarga Harapan di Desa Paringgonan belum sepenuhnya optimal. Pada aspek ketepatan sasaran masih ditemukan keluarga yang layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar sebagai penerima manfaat, sementara beberapa keluarga yang kondisi ekonominya telah membaik masih menerima bantuan. Pada aspek kebermanfaatan, Program Keluarga Harapan telah memberikan manfaat bagi keluarga penerima manfaat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok rumah tangga. Namun, bantuan tersebut belum mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara optimal karena masih lebih banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Oleh karena itu, diperlukan pemutakhiran data penerima manfaat secara berkala, penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan, serta integrasi Program Keluarga Harapan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar efektivitas program dapat ditingkatkan.
Kontribusi Ekonomi Istri Nelayan terhadap Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga di Desa Kuala Batahan, Kabupaten Mandailing Natal Nurjaini Nurjaini; Sholeh Fikri; Maslina Daulay
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of fishermen's wives in improving family economic conditions in Kuala Batahan Village, Batahan District, Mandailing Natal Regency, identify the factors that hinder their economic activities, and examine the impact of their involvement on family economic conditions. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving fishermen's wives and supporting informants. The findings show that fishermen's wives play an active role in increasing family income through various economic activities, including fish marketing, salted fish sorting, selling lontong, and selling prepared food door to door. The main obstacles faced by the wives include unfavorable weather conditions, which affect fish availability and trading activities, as well as intense competition in obtaining employment and customers. Their involvement has a positive impact on family economic conditions, particularly in meeting daily needs, children's education expenses, improving housing conditions, and setting aside income for savings. The average monthly income earned by the wives was IDR 2,700,000, while the average monthly income of their husbands was IDR 1,960,000. These findings indicate that the involvement of fishermen's wives in economic activities constitutes an important family strategy for dealing with uncertain fishermen's income and improving family welfare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran istri nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Kuala Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan, serta mengetahui dampak keterlibatan istri terhadap kondisi ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas istri nelayan serta pihak yang memberikan informasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri nelayan berperan aktif dalam meningkatkan pendapatan keluarga melalui berbagai aktivitas ekonomi, yaitu sebagai pemasar ikan, buruh pemilah ikan asin, penjual lontong, dan penjual lauk keliling. Hambatan yang dihadapi meliputi kondisi cuaca buruk yang memengaruhi ketersediaan ikan dan aktivitas perdagangan serta tingginya tingkat persaingan dalam memperoleh pekerjaan dan konsumen. Keterlibatan istri memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak, perbaikan tempat tinggal, dan kemampuan menyisihkan pendapatan untuk tabungan. Rata-rata pendapatan istri mencapai Rp2.700.000 per bulan, sedangkan rata-rata pendapatan suami sebesar Rp1.960.000 per bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan istri dalam aktivitas ekonomi menjadi bagian penting dari strategi keluarga nelayan dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.