Rosana Elvince
Department of Fisheries, Faculty of Agriculture, Forestry and Fisherie, Palangka Raya University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kandungan Merkuri dan Penilaian Resiko Ekologi dari Keberadaan Merkuri (Hg) di Sungai Murui, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Rosana Elvince; Budhi Ardani; Yuli Ruthena; Linda Wulandari; Putri Dewi Kartika Zega
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.1.201-210

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2023 yang bertujuan untuk menganalisis kandungan merkuri pada air dan sedimen, dan juga untuk menilai resiko ekologis dari keberadaan merkuri di Sungai Murui dengan metode penelitian yang digunakan adalah survei dan observasi. Pengukurun parameter kualitas air (pH, suhu dan electrical conductivity) dan pengambilan sampel air serta sedimen dilakukan pada 3 (tiga) titik stasiun dengan masing-masing 3 (tiga) kali ulangan. Parameter kualitas air diukur secara lamngsung dilapangan, sedangkan analysis kandungan merkuri dalam air di sedimen dilakukan di Laboratorium Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan Kota Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata nilai parameter pH berkisar antara 3,29-5,39, suhu berkisar antara 28,48,-30,15°C, dan Electrical Conductivity berkisar antara 126-318 mS/m. Sedangkan rata-rata kandungan merkuri pada air berkisar antara 0,005-0,021 mg/l, nilai tersebut telah melebihi batas maksimum yang diperbolehkan berkisar antara 0,001-0,005 mg/l berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Kandungan merkuri di sedimen berkisar antara 0,36-0,82 mg/kg, kandungan tersebut telah melebihi batas standar yang ditetapkan pada beberapa negara (ANZECC, NOAA, and Canadian sediment quality standards). Berdasarkan hasil perhitungan I-Geo dan juga Contamination Factor (CF) didapatkan bahwa nilai I-Geo berkisar antara 3,91-5,10 termasuk dalam kategori tercemar berat hingga sangat tercemar dan nilai CF berkisar antara 22,50-51,46 yang termasuk ke dalam kategori faktor kontaminasi sangat tinggi. Sedangkan untuk penilaian resiko ekologis (ER) dan Risk Qoutient (RQ) didapatkan bahwa nilai ER berkisar antara 900,00-2.058,40 yang termasuk dalam kategori potensi risiko ekologi yang sangat tinggi (ER>320), nilai RQ berkisar antara 9,00-20,58 (RQ>1) menujukkan bahwa keberadaan merkuri dalam sedimen yang ada pada tiga lokasi tersebut memiliki resiko bagi ekologis.