Ujianto
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN KOTA SURABAYA Jasmine Damayanti; Ujianto
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2858

Abstract

Penelitian ini terutama bertujuan untuk menganalisis dampak Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (PFPR) bersama Investasi Domestik (DI) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (OUR) di Kota Surabaya. Latar belakang permasalahan penelitian ini bermula dari pengamatan bahwa, meskipun investasi domestik telah meningkat secara signifikan, tingkat pengangguran terbuka Surabaya terus berfluktuasi dan belum menurun dengan sendirinya. Studi kuantitatif ini menggunakan data deret waktu dari tahun 2011 hingga 2025, yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, dan menerapkan analisis regresi linier berganda. EViews digunakan sebagai alat analisis untuk pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, jika diteliti bersama, baik LFPR maupun DI tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap OUR Surabaya. Secara individual, terdapat hubungan negatif namun signifikan secara statistik antara LFPR dan Tingkat Pengangguran Terbuka. Dengan kata lain, semakin banyak orang bergabung dengan angkatan kerja, jumlah pengangguran cenderung menurun. Sebaliknya, DI menunjukkan korelasi positif dengan Tingkat Pengangguran Terbuka, meskipun efek ini tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan investasi domestik sejauh ini belum berhasil mengurangi angka pengangguran. Berdasarkan bukti ini, pemerintah kota Surabaya perlu menggabungkan dua pendekatan strategis: meningkatkan kualitas sumber daya manusia di satu sisi, dan mendorong perluasan investasi padat karya di sisi lain, sehingga pengangguran dapat dikurangi secara lebih efektif.
PENGARUH MODAL USAHA, LAMA USAHA, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM DI WISMA TROPODO SIDOARJO Yeny Novita Fitriani; Ujianto
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, lama usaha, dan manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Wisma Tropodo, Kabupaten Sidoarjo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi kinerja keuangan UMKM sektor kuliner yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan modal usaha, praktik manajemen keuangan yang suboptimal, dan temuan yang tidak konsisten dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala ordinal, yang ditransformasikan menggunakan Metode Interval Suksesif (MSI). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji F, uji t, dan Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Modal usaha, lama usaha, dan manajemen keuangan secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM (F = 53,385; sig. < 0,001; R2 = 0,580). (2) Modal usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan (t = 5,004). (3) Lama usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan (t = 7,5289). (4) Manajemen keuangan merupakan variabel paling dominan dengan pengaruh tertinggi (t = 7,537). Temuan ini menekankan bahwa peningkatan kinerja keuangan UMKM membutuhkan interaksi sinergis antara modal usaha yang memadai, pengalaman yang terakumulasi, dan manajemen keuangan yang disiplin.
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN INVESTASI TERHADAP TINGKAT PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN SIDOARJO Verinda Yelanita; Ujianto
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2902

Abstract

Riset ini mengevaluasi Dampak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Investasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo, mengingat ketiga indikator tersebut berperan penting sbg pendorong aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah. Menggunakan pendekatan numerik dengan temuan sekunder periode 2011-2025 dari BPS, BPKAD, DPMPTSP, dan DJPK, penelitian ini menerapkan tinjauan regresi linier berganda dalam pengujian kontribusi variabel secara simultan maupun parsial. Hasilnya menunjukkan PAD, Investasi, dan PDRB Kabupaten Sidoarjo memiliki nilai yang signifikan, dengan PAD secara parsial berdampak positif dan relevan terhadap PDRB. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan investasi dan optimalisasi PAD merupakan komponen penting yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.
The Labor Force, Foreign Investment (FI), and Domestic Investment (DI) on Economic Growth in North Sumatra Province from 2011 to 2023 Tohonan Rohani; Ujianto
Journal of Business Management Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v3i2.176

Abstract

This research analyzes the influence of the Number of Workforce, Foreign Direct Investment (FDI), and Domestic Investment (DI) on the economic growth of North Sumatra Province during the period 2011–2023. Economic growth is measured using Gross Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices. Secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) and the Investment Coordinating Board (BKPM) are analyzed using multiple linear regression with natural logarithm transformation. The results indicate that, collectively, the three variables have a significant effect on economic growth. Partially, Domestic Investment (DI) has a positive and significant impact, whereas Foreign Direct Investment (FDI) and the Number of Workforce do not show significant effects. These findings emphasize the importance of domestic investors and highlight the need for improving workforce quality and more effective management of foreign investments. Further research is recommended to include additional variables such as infrastructure, government expenditure, or technology to provide a more comprehensive analysis