p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Muhammad Ali Jafar
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Brisk Walking Exercise Dan Mindfulness Walking Exercise Terhadap Tingkat Kelelahan Lansia Yunia Kinanti Prastika; Abdillah Choirul Chisholi; Muhammad Ali Jafar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.913

Abstract

Kelelahan merupakan salah satu masalah yang sering dialami lansia akibat proses penuaan yang menyebabkanpenurunan fungsi fisiologis, psikologis, dan sosial sehingga dapat menurunkan kemampuan aktivitas sehari-haridan kualitas hidup. Salah satu upaya untuk mengurangi kelelahan pada lansia adalah melalui latihan fisik berupaBrisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhBrisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise serta perbedaan pengaruh keduanya terhadap tingkatkelelahan pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain pre-test and post-test two group design. Sampel penelitian berjumlah 22 lansia yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitukelompok Brisk Walking Exercise dan kelompok Mindfulness Walking Exercise. Intervensi diberikan selama 4minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu dan durasi 30 menit setiap sesi. Tingkat kelelahan diukurmenggunakan Fatigue Severity Scale (FSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok Brisk WalkingExercise terjadi penurunan skor kelelahan dari 5,59±0,64 menjadi 4,57±0,63 dengan selisih rata-rata 1,02 danhasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,002). Pada kelompok Mindfulness WalkingExercise terjadi penurunan skor kelelahan dari 5,93±0,46 menjadi 4,20±0,52 dengan selisih rata-rata 1,73 danhasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,001). Hasil uji Mann-Whitneymenunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,049), dimanaMindfulness Walking Exercise memberikan penurunan tingkat kelelahan yang lebih besar dibandingkan BriskWalking Exercise. Disimpulkan bahwa Brisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise efektif dalammenurunkan tingkat kelelahan pada lansia, namun Mindfulness Walking Exercise lebih efektif dibandingkanBrisk Walking Exercise.
Perbedaan Pengaruh Neurodynamicslidingtechnique Dan Hold Relax Terhadap Peningkatan Fleksibilitas Otot Hamstring Pada Pemain Sepakbola PSS Sleman Development U19 Muhammad Rahmatullah; Tyas Sari Ratna Ningrum; Muhammad Ali Jafar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.926

Abstract

Latar belakang: Penurunan fleksibilitas otot hamstring menjadi salah satu masalah yang sering terjadi pada pemain sepak bola dan dapat meningkatkan risiko cedera serta menurunkan performa saat bertanding. Berbagai metode latihan dapat digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas hamstring, di antaranya neurodynamic sliding technique dan hold relax. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh neurodynamic sliding technique dan hold relax terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada pemain sepak bola. Metode: Penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan desain pre-test and post-test two group design. Sampel penelitian berjumlah 26 pemain sepak bola PSS Sleman U19 yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok neurodynamic sliding technique (n=13) dan kelompok hold relax (n=13). Fleksibilitas hamstring diukur menggunakan Active Knee Extension Test sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa neurodynamic sliding technique memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring dengan nilai p=0,000 dan rerata peningkatan 4,923±1,038, sedangkan hold relax juga memberikan pengaruh signifikan dengan nilai p=0,000 dan rerata peningkatan 6,077±0,954. Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai p=0,004 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua metode. Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua metode efektif meningkatkan fleksibilitas otot hamstring, namun hold relax lebih efektif dibandingkan neurodynamic sliding technique pada pemain sepak bola. Kata kunci: Neurodynamic Sliding Technique, Hold Relax, fleksibilitas hamstring, pemain sepak bola, Active Knee Extension Test.