Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hubungan Status Gizi Dan Anemia Dengan Kesiapan Prakonsepsi Pada Wanita Pranikah Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Dan Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar Kiki Amelia; Ratneeni Ratneeni; Lilis Lilis
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.958

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan prakonsepsi merupakan faktor penting dalam mewujudkan kehamilan yang sehat. Status gizi dan anemia merupakan masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan pada wanita usia reproduksi dan berpotensi memengaruhi kesiapan prakonsepsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan anemia pada wanita pranikah dengan kesiapan prakonsepsi di Puskesmas Tamalanrea Jaya dan Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 wanita pranikah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), status anemia berdasarkan kadar hemoglobin, sedangkan kesiapan prakonsepsi diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden memiliki status gizi normal (60,0%), tidak mengalami anemia (62,5%), dan memiliki kesiapan prakonsepsi yang baik (57,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kesiapan prakonsepsi (p=0,002) serta antara status anemia dengan kesiapan prakonsepsi (p=0,001). Kesimpulan: Status gizi dan anemia berhubungan secara signifikan dengan kesiapan prakonsepsi pada wanita pranikah. Optimalisasi status gizi dan pencegahan anemia melalui skrining, konseling gizi, serta edukasi kesehatan reproduksi perlu diperkuat sebagai bagian dari pelayanan prakonsepsi di fasilitas kesehatan primer.
PENDAMPINGAN REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DAN OVERWEIGHT MELALUI EDUKASI GIZI TERPADU Andi Hasliani; Rahmawati Rahmawati; Kiki Amelia; Ratnaeni Ratnaeni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61320

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia dan overweight sebagai bentuk malnutrisi ganda yang berdampak pada konsentrasi belajar, produktivitas, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Pendampingan remaja putri dalam pencegahan anemia dan overweight melalui edukasi gizi terpadu penting dilakukan untuk meningkatkan literasi gizi dan mendorong perilaku hidup sehat sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia pada remaja putri di SMA 21 Makassar. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan berbasis sekolah dengan kombinasi ceramah interaktif, diskusi kelompok, penggunaan leaflet, serta praktik pemantauan sederhana status gizi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026 dengan melibatkan 31 siswi kelas X–XI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan anemia serta observasi keaktifan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan “baik” dari 12 menjadi 23 peserta dan tidak ada peserta yang berpengetahuan “kurang” setelah intervensi. Peserta juga lebih memahami pentingnya konsumsi pangan kaya zat besi, pembatasan jajanan tinggi gula dan lemak, serta kepatuhan terhadap tablet tambah darah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi terpadu berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia dan overweight, sehingga direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai program berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, dan perguruan tinggi.