Penelitian ini memusatkan kajian pada strategi pengelolaan SDM guru yang diterapkan berdasarkan kebijakan pendidikan Islam di SD Muhammadiyah Plus Semarang, sekaligus menelaah faktor pendukung, hambatan, serta implikasinya terhadap mutu pendidikan dasar Islam. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai implementasi kebijakan pengembangan SDM dalam budaya organisasi Muhammadiyah. Data penelitian dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta pengelola yayasan Muhammadiyah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Proses analisis memanfaatkan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan tematik. Pengelolaan SDM guru di sekolah tersebut diwujudkan melalui rekrutmen yang berorientasi pada nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, pelatihan kompetensi, supervisi akademik, evaluasi kinerja, serta penguatan budaya kerja Islami. Efektivitas strategitersebut dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi Muhammadiyah, dan komitmen guru dalam meningkatkan profesionalisme pendidikan. Di sisi lain, implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan anggaran, tingginya beban administratif, serta tuntutan penyesuaian terhadapperubahan kebijakanpendidikan.Secara teoretis,penelitianinimemperkuat pengembangan kajian manajemen SDM pendidikan Islam melalui integrasi konsep Strategic Human Resource Management dengan nilai pendidikan Islam dalam pengembangan guru sekolah dasar, sedangkan secara praktis dapat dijadikan rujukan bagi sekolah Islamdalam menyusun strategi pengelolaan SDM yang lebih adaptif dan berkelanjutan.