Muhammad Refa Fatur Rahman
Universitas Binaniaga Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Keamanan Siber di SMK Kosgoro Bogor Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran dan Tanggung Jawab Digital Generasi Muda Fahmi Nugraha Akbar; Aeni Syifa; Muhammad Daniel Khaikal; Dicky Adiansyah Permana; Utari; Faujan Faturahman; Ahmad Rifai; Ramlan Syahputra; Revin Adrianus Tamsar; Muhammad Refa Fatur Rahman
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i1.28

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kesadaran dan kemampuan yang memadai dalam menjaga keamanan data serta berperilaku secara bertanggung jawab di ruang siber. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa SMK Kosgoro Bogor masih memiliki tingkat pemahaman yang rendah terkait ancaman siber, seperti phishing, pencurian data pribadi, malware, serta etika penggunaan media digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keamanan siber siswa melalui edukasi terstruktur yang mencakup penyuluhan teori, workshop simulasi phishing, diskusi interaktif, dan evaluasi berbasis kuesioner. Metode pelaksanaan terdiri atas presentasi dasar keamanan siber, praktik identifikasi ancaman digital melalui website phishing simulasi, serta game interaktif sebagai penguatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi pengetahuan dan kesadaran digital, dengan rata-rata pemahaman peserta mencapai 97,3% berdasarkan lima indikator utama, termasuk 100% pada aspek risiko berbagi informasi pribadi dan 97,7% pada pemahaman kata sandi kuat serta bahaya tautan mencurigakan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan perilaku positif seperti penerapan autentikasi dua faktor, peningkatan kewaspadaan pada link mencurigakan, serta pemahaman lebih baik terkait etika digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi yang interaktif dan aplikatif mampu meningkatkan kapasitas siswa dalam menghadapi ancaman siber serta mendorong terciptanya budaya keamanan digital di lingkungan sekolah.