avin bhuana
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus Penerapan Latihan Range of Motion (ROM) Pasif pada Pasien Cerebrovascular Accident Infark untuk Peningkatan Kekuatan Otot: Case Study on the Application of Passive Range of Motion (ROM) Exercises in Patients with Ischemic Stroke to Improve Muscle Strength avin bhuana; Musthika Mashitah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.332

Abstract

Latar Belakang: Cerebrovascular Accident (CVA) infark merupakan penyakit neurologis yang sering menyebabkan kecacatan fisik, terutama gangguan mobilitas akibat kerusakan sistem saraf pusat. Gangguan mobilitas fisik menjadi masalah keperawatan utama yang memerlukan penatalaksanaan tepat untuk mendukung pemulihan fungsi motorik. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan latihan Range of Motion terhadap peningkatan kekuatan otot pasien CVA infark. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada dua pasien CVA infark dengan gangguan mobilitas fisik yang dirawat di Ruang Mawar RSU Muhammadiyah Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan, observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik. Asuhan keperawatan diberikan selama 3×24 jam dengan intervensi dukungan mobilisasi dan latihan Range of Motion (ROM) pasif.          Hasil: Adanya peningkatan kekuatan otot dari skala 1 menjadi skala 3 serta peningkatan rentang gerak pada kedua pasien, meskipun belum mencapai target optimal. Kesimpulan: Dukungan mobilisasi dan latihan ROM pasif berperan penting dalam meningkatkan fungsi neuromuskular dan mencegah komplikasi imobilisasi pasien, namun keterbatasan waktu perawatan dan derajat kerusakan neurologis memengaruhi hasil pemulihan. Oleh karena itu rehabilitasi dini harus dilakukan untuk meningkatkan pemulihan mobilitas pasien CVA infark