Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN REMAJA DENGAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA HEAT STROKE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KEGAWATDARURATAN Resmi Pangaribuan; Nina Fentiana; Nita Mayrani Siregar; Eriwanto Silaban; Rudi Setiawan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2244

Abstract

Heat stroke adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrim dan memerlukan penanganan segera. Remaja, sebagai kelompok dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi, mempunyai risiko lebih besar; Namun, kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama heat stroke melalui metode edukasi dan simulasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-post, dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, diskusi, dan simulasi berdasarkan experiential learning. Program ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Delitua. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,12% menjadi 78,13%, sedangkan pengetahuan buruk menurun dari 37,5% menjadi 3,13%. Keterampilan praktis peserta dalam memberikan pertolongan pertama juga meningkat. Program ini menyoroti integrasi simulasi kontekstual berbasis sekolah dalam pendidikan pertolongan pertama untuk serangan panas di kalangan remaja, sehingga meningkatkan kompetensi kognitif dan praktis. Kesimpulannya, pendidikan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi keadaan darurat serangan panas dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.