Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Repeat Breeding Pada Sapi Perah Nain Ufidiyati; Aqil Adyatama
Jurnal Javanica Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v5i1.2026.12-26

Abstract

This study analyzed environmental factors influencing repeat breeding in dairy cattle in Ngablak District, Magelang Regency. A quantitative survey involved 336 productive cows purposively selected from 462 populations across 15 villages. Primary data were collected through questionnaires, observations, and interviews, while secondary data came from the Livestock Service. Risk factors analyzed included drinking water availability, barn design, water source, temperature, humidity, and barn cleanliness. Data were analyzed using Chi-Square and Odds Ratio (95% CI). The prevalence of repeat breeding was 27.67%. Significant factors were lack of ad libitum water (OR=2.59), absence of water source inside the barn (OR=22.5), high humidity, and poor cleanliness (OR=17.7). Barn design and temperature were not significant. High humidity and poor cleanliness triggered heat stress and postpartum infections, impairing reproduction. Suboptimal husbandry management is the main cause. Improvements to husbandry practices are essential.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG PEDET SAPI PO KEBUMEN DI PASAR HEWAN ARGOPENI Aqil Adyatama; Nain Ufidiyati
Jurnal Agriovet Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/bvjtpk89

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan berapa banyak uang yang dihasilkan pedagang pedet dari PO Kebumen. Penelitian dilakukan di Pasar Hewan Argopeni pada musim panas tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab banyak pertanyaan: berapa banyak penjualan pedet yang menggunakan layanan blantik dibandingkan dengan yang tidak, berapa banyak uang yang dihasilkan pedagang pedet, dan seberapa besar dampak variabel independen (usia, pengalaman, dan pendidikan) terhadap variabel dependen (pendapatan). Survei dengan ukuran sampel 21 orang digunakan. Regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Temuan menunjukkan bahwa pendapatan pedagang tidak dipengaruhi oleh usia, pengalaman, dan pendidikan (P> 0,05). Di antara pedagang, 83,56% memanfaatkan layanan blantik, sementara 16,44% tidak. Pedagang menghasilkan rata-rata Rp 16.879.333 setiap bulan. Pendapatan terbukti tidak berhubungan dengan usia, pengalaman, dan tingkat pendidikan.