Kemampuan berpikir proporsional merupakan kemampuan yang dibutuhkan siswa memahami konsep perbandingan. Penelitian ini menawarkan cara belajar yang aktif dan kolaboratif serta bekerja sama dalam tim melalui model pembelajaran guided teaching. Karena itu, tujuan penelitian ini, yaitu a) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir proporsional siswa melalui model pembelajaran guided teaching dan pembelajaran konvensional; b) untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir proporsional siswa melalui model pembelajaran guided teaching dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak dua kelas, yaitu 25 siswa kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas X2 sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa tes uraian mencakup dua soal, disertai kunci jawaban dan pedoman untuk penilaian skor. Data tes dianalisis menggunakan uji normalitas distribusi data skor gain-ternormalisasi, Kolmogorov Smirnov, uji homogenitas varians data dan Levene Statistics. Hasil penelitian, yaitu (1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir proporsional siswa yang memeperoleh model pembelajaran guided teaching lebih baik daripa siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dengan kategori sedang; (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir proporsional siswa melalui model pembelajaran guided teaching dan model pembelajaran konvensional. Penelitian selanjutnya melakukan penelitian mengkaji model pembelajaran yang terintegrasi dengan kemampuan berpikir. Mempertimbangkan jumlah subjek karena subjek yang disediakan dalam penelitian ini masih terbatas.