Citra Ayu Wardani
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Emosi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Aspek Afektif Adhwa Nurfadhilah; Citra Ayu Wardani; Wahidasani Rajwa Aqillah; Novferma Novferma; Husni Sabil
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i2.1424

Abstract

Aspek afektif memiliki peran penting dalam pembelajaran matematika karena dapat memengaruhi keterlibatan, motivasi, dan pengalaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil emosi belajar siswa dalam pembelajaran matematika ditinjau dari aspek afektif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswi kelas IX B MTs Pondok Karya Pembangunan Al-Hidayah Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan Angket Emosi Belajar Siswa yang terdiri atas 30 butir pernyataan dengan skala Likert lima tingkat dan mencakup delapan indikator, yaitu perasaan senang, antusiasme, percaya diri, kecemasan, kebosanan, frustrasi, motivasi belajar, dan kepuasan belajar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase dengan kategori sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil emosi belajar siswa memperoleh persentase sebesar 69,5% dan berada pada kategori baik. Indikator kepuasan belajar (89,82%) dan motivasi belajar (85,26%) memperoleh kategori sangat baik, sedangkan perasaan senang, antusiasme, percaya diri, dan kebosanan berada pada kategori baik. Sementara itu, kecemasan (58,68%) dan frustrasi (59,73%) berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum siswa memiliki kondisi emosional yang positif selama mengikuti pembelajaran matematika, meskipun masih terdapat sebagian siswa yang mengalami hambatan emosional berupa kecemasan dan frustrasi. Hasil penelitian mengindikasikan pentingnya pembelajaran yang mendukung perkembangan emosi positif sekaligus membantu mengurangi emosi negatif siswa dalam pembelajaran matematika.