I Gusti Ayu Sri Wahyuni
Program Studi Fisioterapi, Universitas Bali Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A Holistic Strategies for Strengthening the Welfare and Competitiveness of Kusamba Salt Farmers putu vierda lya suandari; Julang Aryowiloto; I Gusti Ayu Sri Wahyuni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.783

Abstract

Desa Kusamba, Bali, merupakan sentra garam tradisional yang menghasilkan Garam Kusamba dengan tekstur halus, rasa khas, dan kandungan mineral tinggi. Namun, industri ini menghadapi tantangan berupa sikap kerja petani yang kurang ergonomis sehingga menimbulkan keluhan muskuloskeletal, serta akses pasar yang terbatas akibat rendahnya literasi digital dan pemasaran yang masih bergantung pada koperasi lokal. Selain itu, residu produksi yang tidak lolos standar sering dijual murah, padahal dapat diolah menjadi produk turunan bernilai tambah seperti pupuk organik dan pestisida alami. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan kerja petani melalui penerapan sikap ergonomis, memperkuat pengemasan dan pemasaran digital, serta mendorong inovasi produk. Kegiatan dilaksanakan pada 16 petani garam Desa Kusamba, April–September 2025, dengan model holistik salah satunya dengan pendekatan SHIP (Systemic, Holistic, Interdisciplinary, Participatory). Metode meliputi presentasi, praktik, penyusunan modul, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan kepada petani garam di Desa Kusamba berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan. Pengetahuan tentang sikap dan postur kerja meningkat dari 39,3% menjadi 100% (peningkatan 60,7%), pengetahuan pemasaran dan pengemasan produk meningkat dari 11,6% menjadi 100% (peningkatan 88,4%), dan pengetahuan mengenai inovasi produk garam meningkat dari 21,4% menjadi 100% (peningkatan 78,6%).. Pencapaian ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kesehatan kerja, dan nilai tambah Garam Kusamba.