Majid Majid
Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FENOMENA RENDAHNYA NUMERASI SISWA MELALUI OBSERVASI PEMBELAJARAN DAN INDIKATOR RAPOR PENDIDIKAN: STUDI KASUS SEKOLAH DASAR Chairil Anaz Yusuf; Rahmad Mohulaingo; Intan Lasri Sasmita; Majid Majid; Irvin Novita Arifin
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.11831

Abstract

ABSTRACT Low numeracy skills among students remain an important issue in elementary education because they affect logical thinking and problem-solving abilities. This study aimed to analyze the factors causing low numeracy skills through classroom learning observations and Education Report indicators at SDN 12 Tilamuta, as well as to explain their relationship with classroom learning practices. The study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, teachers, and school operator as informants. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The findings revealed that low numeracy skills were influenced by teacher-centered learning methods, limited instructional media, low student motivation, insufficient parental assistance, and challenges in digital-based assessments. In addition, the 2025 Education Report indicated that numeracy achievement remained in the low category, making it a priority for improvement through learning communities and teacher competency development. This study highlights the importance of collaboration between schools and families in creating contextual, active, and sustainable numeracy learning. ABSTRAK Rendahnya kemampuan numerasi siswa masih menjadi permasalahan penting dalam pendidikan dasar karena memengaruhi kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab rendahnya numerasi siswa melalui observasi pembelajaran dan indikator Rapor Pendidikan di SDN 12 Tilamuta serta menjelaskan keterkaitannya dengan praktik pembelajaran di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan operator sekolah sebagai informan. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya numerasi dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang berpusat pada guru, keterbatasan media pembelajaran, rendahnya motivasi belajar siswa, kurang optimalnya pendampingan orang tua, serta kendala asesmen digital. Indikator Rapor Pendidikan Tahun 2025 menunjukkan numerasi berada pada kategori rendah sehingga menjadi prioritas perbaikan melalui komunitas belajar dan peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menciptakan pembelajaran numerasi yang kontekstual, aktif, dan sesuai kebutuhan siswa sekolah dasar secara berkelanjutan bersama.