IGAM Deva Nimmita Sukma
Kebidanan, Politeknik Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Skala Dismenore Primer Sebelum dan Sesudah Pemberian Minyak Serai pada Siswi SMA Negeri 5 Denpasar IGAM Deva Nimmita Sukma; Ni Wayan Suarniti; Gusti Ayu Marhaeni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 19 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v19i1.348

Abstract

Dismenore primer merupakan gangguan menstruasi berupa kram perut bagian bawah yang sangat umum dialami oleh remaja putri akibat kontraksi otot uterus yang berlebihan. Kondisi ini sering kali berdampak negatif pada produktivitas harian, seperti penurunan konsentrasi belajar hingga ketidakhadiran siswi di sekolah. Minyak serai hadir sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang mengandung senyawa aktif seperti sitronelal dan geraniol yang bersifat analgesik, antiinflamasi, serta mampu memberikan efek relaksasi pada otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan skala nyeri dismenore primer sebelum dan sesudah pemberian minyak serai pada siswi di SMA Negeri 5 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pre-test post-test. Penelitian dilakukan terhadap 30 responden remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Prosedur intervensi melibatkan pengolesan minyak serai sebanyak 7 semprotan pada area perut bagian bawah selama 15 detik saat nyeri muncul di hari pertama menstruasi. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil analisis data mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada nilai median skala nyeri, yaitu dari 3,00 pada saat pre-test menjadi 2,50 pada saat post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan minyak serai efektif dalam meredakan nyeri dismenore primer. Oleh karena itu, minyak serai sangat direkomendasikan sebagai pilihan penanganan nonfarmakologis yang aman, ekonomis, dan praktis bagi remaja putri.