Nur Alam
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Alih Fungsi Lahan Pertanian Dan Pembangunan Kawasan Industri Di Kecamatan Marusu Nur Alam; Muh. Arief Nasution; Syafri Syafri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v8i2.6041

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pembangunan industri dan alih fungsi guna lahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di kawasan pengembangan industri marusu dan menentukan strategi arahan pengendalian alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Marusu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di 3 (tiga) Desa yaitu Desa Temmapaduae, Desa Pabentengang dan Desa Abbulosibatang Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Dengan menggunakan pendekatan purposive sampling, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perspektif yang kaya dan beragam tentang proses alih fungsi lahan dan dampaknya terhadap masyarakat, ekonomi, dan lingkungan di Kecamatan Marusu. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Obeservasi, telaah pustaka, Survei instansi, studi dokumnetasi, dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Alih fungsi lahan terjadi karena berbagai faktor yang saling terkait, seperti pertumbuhan penduduk, pembangunan infrastruktur, dan kebijakan ekonomi. Meskipun proses ini dapat mendorong kemajuan ekonomi, penting untuk mengelola perubahan fungsi lahan secara bijaksana untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan sosial di masa depan, (2) Pembangunan industri memiliki dampak yang luas pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan manajemen yang baik, dampak positif seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi lokal bisa tercapai. Namun, dampak negatif, seperti ketimpangan sosial, degradasi lingkungan, dan kerusakan kualitas hidup, juga perlu diperhatikan dengan serius. Oleh karena itu, sangat penting untuk merencanakan dan mengelola pembangunan industri dengan pendekatan yang berkelanjutan dan inklusif, sehingga dapat memaksimalkan manfaat ekonomi dan sosial sekaligus meminimalkan dampak negatifnya, dan (3) Pengendalian alih fungsi lahan pertanian memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Selain melalui kebijakan pemerintah yang tegas, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mengoptimalkan teknologi pertanian, serta menciptakan insentif untuk mendukung pengelolaan lahan yang ramah lingkungan. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan alih fungsi lahan dapat dikendalikan dengan cara yangtidak merugikan ketahanan pangan dan lingkungan.     The purpose of this study is to analyze the impact of industrial development and land use conversion on the socio-economic conditions of the community in the Marusu industrial development area and to determine the strategy for controlling agricultural land conversion in Marusu District. This type of research is qualitative descriptive research. This research was conducted in 3 (three) villages, namely Temmapaduae Village, Pabentengang Village and Abbulosibatang Village, Marusu District, Maros Regency. By using a purposive sampling approach, this study aims to obtain a rich and diverse perspective on the land conversion process and its impact on society, the economy, and the environment in Marusu District. The types and sources of data used are primary data and secondary data. Data collection techniques used are observation, literature review, agency surveys, documentation studies, and interviews. The results of the study show that: (1) Land conversion occurs due to various interrelated factors, such as population growth, infrastructure development, and economic policies. Although this process can drive economic progress, it is important to manage land use change wisely to ensure environmental and social sustainability in the future, (2) Industrial development has a broad impact on the social and economic life of the community. With good management, positive impacts such as job creation, infrastructure improvement, and local economic development can be achieved. However, negative impacts, such as social inequality, environmental degradation, and damage to the quality of life, also need to be taken seriously. Therefore, it is very important to plan and manage industrial development with a sustainable and inclusive approach, so that it can maximize economic and social benefits while minimizing negative impacts, and (3) Controlling agricultural land use change requires a comprehensive and sustainable approach. In addition to firm government policies, it is also important to increase public awareness, optimize agricultural technology, and create incentives to support environmentally friendly land management. Through synergy between the government, community, and private sector, it is hoped that land use change can be controlled in a way that does not harm food security and the environment.