Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bagaimana kondisi perumahan yang berada pada Kawasan Risiko Bencana Banjir yang berada di Kampung Maluang Kecamatan Gunung Tabur serta menganalisis Kesesuaian Terhadap Rencana Tata Ruang Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan metode analisis Spasial. Data dianalisis dengan melakukan overlay terhadap data sebaran bangunan terhadap Rencana Tata Ruang serta dalam menentukan lokasi perumahan yang baru. Berdasarkan Hasil overlay antara sebaran bangunan dengan Rencana Tata Ruang Kabupaten Berau, bahwa pada saat ini dari 113 bangunan hanya 9 bangunan yang sesuai dengan peruntukannya berdasarkan RTRW. Berdasarkan Karakteristik lokasi dan kesesuaian lahan dengan Topografi datar sampai bergelombang (Kelerengan lahan 0-25 %), tidak berada pada daerah rawan bencana, tidak berada pada kawasan lindung, Budidaya pertanian atau penyangga serta tidak berada pada sawah irigasi. Hasil penelitian ini penelitian ini sebagai dasar untuk menyusun kebijakan terkait pemberian bantuan Rumah Bagi masyarakat yang terkena dampak relokasi. This study aims to examine and analyze the condition of housing located in flood disaster risk areas in Maluang Village, Gunung Tabur Subdistrict, as well as to assess its conformity with the Spatial Plan of Berau Regency. The research employs a spatial analysis method. Data were analyzed through an overlay process, comparing the distribution of buildings with the spatial plan, and identifying suitable locations for new housing development. Based on the overlay results between the distribution of buildings and the Spatial Plan of Berau Regency, it was found that out of 113 existing buildings, only 9 are in accordance with the designated land use as outlined in the spatial plan (RTRW). In terms of site characteristics and land suitability, the selected relocation area features flat to undulating topography (slope of 0–25%), is not located in disaster-prone areas, does not fall within protected zones, agricultural cultivation zones, or designated rice irrigation areas.The findings of this study serve as a foundation for formulating policies regarding the provision of housing assistance for communities affected by the relocation program.