I Gede Putu Wahyu Mahendra
Departeman Fisioterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Kader Posyandu: Peningkatan Kompetensi Tiga Pilar (MPASI, DDTK, dan Stimulasi) sebagai Strategi Berkelanjutan Pencegahan Stunting Indah Pramita; Ni Luh Putu Gita Kurnia Saraswati; Adi Saputra; I Gede Putu Wahyu Mahendra
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.939

Abstract

Stunting  didefinisikan sebagai kegagalan pertumbuhan linier akibat kekurangan gizi kronis, merupakan indikator serius kesehatan anak. Di Kelurahan Gianyar, teridentifikasi 15 kasus Stunting, 5 gizi kurang, dan 10 anak terlambat tumbuh kembang. Efektivitas Posyandu terhambat oleh kesenjangan kompetensi kader yang mayoritas non-kesehatan, menyebabkan rendahnya kemampuan mereka dalam edukasi MPASI bergizi seimbang dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Program ini bertujuan mentransformasi peran kader menjadi edukator dan screener yang kompeten. Metode: Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Gianyar (37 Kader Posyandu) melalui pelatihan intensif tiga modul (MPASI, DDTK KPSP, dan Pijat Bayi), pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi kuantitatif (pre-testdan post-test) dan kualitatif (checklist praktik) digunakan dalam pengabdian ini. Hasil: Peningkatan kompetensi tercapai secara signifikan pada semua pilar: (1) Pemahaman MPASI meningkat dari 50% menjadi 75%; (2) Keterampilan DDTK dengan KPSP meningkat sebesar 80% (dari tidak mampu menjadi mampu); dan (3) Keterampilan Stimulasi Pijat Bayi meningkat 80% (dari nol menjadi mampu mengaplikasikan). Simpulan: Program Udayana Mengabdi berhasil meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis Kader Posyandu secara substansial. Peningkatan ini memperkuat fungsi preventif Posyandu, menjamin intervensi yang tepat waktu, dan merupakan strategi berkelanjutan dalam upaya pencegahan Stunting di Kelurahan Gianyar.